Terkait kapan akan dilakukan deklarasi, Muhammad Kholid mengatakan tergantung dari dua hal yaitu progres pembahasan di tim kecil serta proses internal di masing-masing partai.
Diungkapkannya, PKS akan melaporkan hasil pembahasan di tim kecil (NasDem-Demokrat-PKS) ke Majelis Syuro untuk diambil keputusan.
"Keempat, sudah banyak hal yang disepakati. Mungkin nanti terkait simulasi cawapres akan kita lakukan kajian bersama antara empat pihak (PKS, Nasdem, PD dan Capres). Koalisi perubahan akan melihat simulasi yang terbaik yang bisa diterima oleh empat pihak," tutupnya.
NasDem Beberkan Penyebab Batalnya Deklrasi Koalisi Perubahan
Terungkap penyebab batalnya deklarasi Koalisi Perubahan antara Partai NasDem, PKS, dan Demokrat pada, Kamis, 10 November 2022.
Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya mengatakan deklarasi Koalisi Perubahan dipastikan batal pada, kamis, 10 November 2022. Namun kemungkinan deklarasi akan dilakukan pada akhir tahun.
"Bisa dipastikan 10 November tidak jadi deklarasi bersama," katanya, Rabu, 9 November 2022.
Diungkapkannya, penyebab batalnya deklarasi Koalisi Perubahan (NasDem-PKS-Demokrat), karena PKS masih harus menggelar rapat majelis syuro pada Desember nanti.
BACA JUGA:Masih Intensif dengan PKS dan NasDem, Demokrat: Terbuka Koalisi dengan Partai Lain
Sementara, Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sedang berada di Tanah Suci Mekah, untuk menjalankan ibadah umrah.
AHY dikatakannya, baru akan kembali ke Tanah air pada 10 November 2022.
"Karena memang, satu, PKS akan rapat majelis syuro itu akhir tahun Desember artinya. Kedua, Mas AHY dan kawan-kawan baru pulang sekitar tanggal 10 November itu," ujarnya.
Diakuinya, NasDem menghargai keputusan masing-masing calon partai mitra koalisi.
BACA JUGA:Tim Kecil NasDem, PKS dan Demokrat Bertemu di Rumah Anies Baswedan Bahas Cawapres, AHY Ikut Hadir
"Ya kita tunggulah ya, tentu kita harus menghormati mekanisme partai, bagaimana masing-masing partai," katanya.