Karena tidak menutup kemungkinan paham radikalisme bisa menyusup di kalangan santri ketika berada di luar pondok pesantren.
"Makanya kita sering tanyakan juga kepada ustad-ustadnya apakah santri ini intens ada di sini terus (ponpes) atau dia keluar berapa kali dalam seminggu," tuturnya
(BACA JUGA:Tragis, Pelajar SMP Ditemukan Tewas Tergantung di Tangga Garasi )
"Jangan-jangan dia keluar, dia kemana, khawatir disusupi paham-paham seperti ini. Tapi sejauh ini memang belum ada (paham-paham radikal), Alhamdulillah belum," pungkasnya. (Rikhi Ferdian)