Laga Uji Coba Internasional Timnas U-16 Terkendala

Laga Uji Coba Internasional Timnas U-16 Terkendala

JAKARTA - Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia U-16 masih terus menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) yang sudah memasuki jilid III di tahun ini. Pelatnas yang kali ini digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat sudah dimulai sejak 9 Maret 2020, lalu. Sama seperti jilid sebelumnya yang berlangsung di Sidoarjo dan Yogyakarta, pada pelatnas kali ini pelatih kepala Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti juga mengagendakan laga uji coba kepada tim berjuluk Garuda Asia tersebut. Menurut pelatih yang juga mantan pemain timnas Indonesia tersebut, uji coba akan ia lakukan untuk anak asuhnya dua kali dalam setiap akhir pekannya. Dengan kata lain, Timnas Indonesia U-16 akan menjalani empat kali laga uji coba mengingat pelatnas ini bakal berakhir pada 20 Maret 2020, mendatang.

BACA JUGA: Banyak Kasus Korupsi Divonis Bebas, Jaksa Harus Dieksaminasi

Sejatinya, Bima Sakti sangat mengharapkan anak asuhnya mampu menjalani laga uji coba internasional. Akan tetapi, melihat kondisi saat ini, dimana tengah merebaknya virus Corona atau Covid-19 tentunya hal itu akan sulit mewujudkan keinginan Bima Sakti. “Uji coba tentu ada, mungkin dengan tim lokal. Hari Jumat nanti, kita akan melawan tim Piala Soeratin Bekasi U-17 yang berlangsung sore hari. Jadi, paginya kami hanya latihan ringan saja di hotel,” tutur Bima Sakti pada Kamis (13/03) kemarin. "Tentu kita tadinya berharap ada uji coba Internasional, namun situasi saat ini yang tidak memungkinkan, dengan adanya virus corona, Indonesia melalui PSSI dan juga timnas negara lain juga tentu menyarankan dan melakukan hal yang sama, untuk tidak bepergian keluar negeri dan mendatangkan timnas negara lain,” sambungnya menjelaskan. Guna menghadapi laga uji coba dengan tim Piala Soeratin Bekasi U-17 itu, Bima Sakti sudah memberikan pematangan strategi terhadap Ahmad Athallah Araihan dan kawan-kawan.

BACA JUGA: Pabrik Elektronik RI Terancam Setop Operasi

"Untuk materi latihan hari ini masih tetap sama, hanya saja intensitasnya kami turunkan sedikit dan tidak berlangsung lama. Intinya, pematangan strategi," ujar Bima Sakti. "Sebab, sudah tiga hari sebelumnya kami berlatih dengan intensitas tinggi, itu juga agar pemain tetap terjaga staminanya, karena besok juga ada uji coba, jadi kami melakukan hal itu (mengurangi intensitas dan waktu latihan)," tambahnya. Selain memberi menu latihan fisik, Bima juga mengatakan bahwa pihaknya juga memberikan pelatihan pengetahuan terhadap anak asuhnya. Salah satunya, adalah penyuluhan dan pemberian materi pengenalan terhadap virus corona, dari sisi kesehatan, yang dibawakan oleh dokter tim, Ifran Akhmad. "Di tim ini, kami tidak hanya memberikan pelatihan sepak bola saja, namun ada hal-hal lain yang harus juga diberikan ke pemain, untuk menambah pengetahuan mereka salah satunya mengenai virus Corona," tuntas Bima.

BACA JUGA: Posting Ramalan Paranormal, Kim Kardashian Membuat Para Penggemarnya Takut

Dalam kesempatan tersebut, dokter tim Ifran Akhmad memberikan pengetahuan mengenai apa itu sebenarnya virus Corona atau Covid-19 tersebut, dari mana asalnya dan bagaimana gejala hingga mengatasi serta mencegah agar tidak terkena penyakit itu. "Tentunya kita memberikan pengetahuan ini dengan bahasa yang dimengerti oleh anak-anak," tegas Ifran. Menanggapi penyuluhan tersebut, salah satu pemain Timnas Indonesia U-16, Kadek Arel Priyatna mengaku cukup senang. Menurutnya, hal itu menambah ilmu dirinya dan rekan setimnya dalam mengataqsi atau mencegah virus yang kini menjadi topik hangat di dunia tersebut. "Saya dan teman-teman jadi tahu bagaimana cara mengatasi dan mengobatinya, terima kasih dokter Ifran, kami lebih berhati-hati sekarang, harus banyak makan buah dan sayur juga cuci tangan setiap sebelum melakukan aktifitas atau makan. Kami juga tadi diajarkan praktek langsung bagaimana cara mencuci tangan dengan benar," tutur Kadek. (gie/fin/der)

Sumber: