Ada yang Menarik Lho dari Google Pagi Ini, Coba Cek Deh

Ada yang Menarik Lho dari Google Pagi Ini, Coba Cek Deh

JAKARTA - Pagi ini, Jumat (20/3) ada yang menarik lho dari Google Doodle. Coba deh buka, google.com. secara mengejutkan, muncul ilustrasi gambar cuci tangan. Dan seorang pria yang terlihat seperti ilmuan. Nah, apa sebenaranya makna dan kaitannya. Apakah ini berkaitan dengan wabah Coronavirus? Teka-teki itu pun akhirnya terjawab. Google Doodle hari ini menampilkan gambar dokter asal Hongaria Dr. Ignaz Semmelweis. Siapa sih dia? Doi merupakan orang pertama yang menemukan manfaat medis dari mencuci tangan. Lalu, Apa hubungannya dengan 20 Maret? [caption id="attachment_444774" align="alignleft" width="900"]Google Doodle Google Doodle[/caption]   Kata Google nih, pada 20 Maret 1947 si Semmelweis diangkat sebagai Kepala Residen di klinik bersalin Rumah Sakit Umum Wina. Dan saat itulah ia mengharuskan dokter untuk mendisinfeksi tangan mereka untuk mengurangi penularan penyakit. Dr. Ignaz Semmelweis lahir di Buda (sekarang Budapest ibu kota Hongaria) pada 1 Juli 1818. Semmelweis mendapatkan gelar doktor dari Universitas Wina. Ia lalu mendapatkan gelar masternya di bidang kebidanan. Dilansir dari mainmain.id, di situ dijelaskan, Dr. Ignaz mulai bekerja di Rumah Sakit Umum Wina--pada pertengahan abad ke-19 ada sebuah infeksi misterius yang kemudian dikenal sebagai 'demam anak-anak'. Saat itu infeksi tersebut menyebabkan tingkat kematian yang tinggi pada ibu yang baru melahirkan di bangsal-bangsal persalinan di seluruh Eropa. Semmelweis lalu menelusuri penyebab dari infeksi tersebut. Setelah melakukan penyelidikan menyeluruh, ia menyimpulkan bahwa para dokter dan bidan yang menyebabkan infeksi tersebut. Hal itu terjadi ketika proses persalinan, tangan si dokter atau bidan tidak steril. Dari situlah ia segera melembagakan persyaratan bahwa semua staf medis wajib mencuci tangan di sela-sela pemeriksaan pasien. Hasilnya ternyata tingkat infeksi tersebut menurun. Awalnya, banyak orang skeptis memandang gagasan Semmelweis ini. Tapi beberapa dekade kemudian, temuan Semmelweis ini divalidasi secara luas. ‚ÄĚHari ini, Semmelweis secara luas diingat sebagai 'bapak pengendalian infeksi'," tulis Google. Semmelweis dipuji banyak orang bukan karena ia merevolusi bidang kebinanan. Tapi apa yang ia temukan juga membuahkan sesuatu yang baru di bidang medis. Bahwa mencuci tangan adalah salah satu cara paling efektif untuk mencegah penyebaran penyakit. (ful)

Sumber: