Polisi Segera Panggil Ismed Sofyan

Polisi Segera Panggil Ismed Sofyan

JAKARTA - Pesebakbola Persija Jakarta Ismed Sofyan dilaporkan Cut Rita, sang istri ke Polda Metro Jaya. Dia dilaporkan atas dugaan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Undangan klarifikasi telah polisi layangkan kepada Ismed guna penyelidikan lebih lanjut. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menerangkan, pihaknya telah menerima klarifikasi dari pelapor atas dugaan kasus tersebut. Sementara klarifikasi terlapor Ismed Sofyan, belum diperoleh polisi. "Penyelidik akan memanggil saudara terlapor saudara Ismed Sofyan dalam waktu dekat," kata Yusri kepada FIN, Minggu (22/3). Yusri menegaskan, pihaknya kini masih dalam tahap klarifikasi. Pihaknya, sambung Yusri masih menunggu klarifikasi Ismed. "Klarifikasi untuk penyelidikan telah mengundang kepada pelapor/saksi/korban pada 18/3/2020," kata Yusri melalui keterangan tertulis. Ismed Sofyan dilaporkan atas dugaan pelanggaran Pasal 49 UU RI Nomor 23/2004. Ia diduga melakukan kekerasan dalam rumah tangga terhadap istrinya Cut Rita pada 2017. "Pasal yang dilaporkan bahwa Ismed Sofyan dianggap telah melantarkan lahir dan batin dan melakukan KDRT sejak 2017," imbuh Yusri. Sebelumnya, Cut Rita membuat laporan ke Polda Metro Jaya, Jakarta yang terdaftar dengan nomor LP/1482/III/YAN.2.5./2020/SPKT PMJ, 4 Maret 2020. Ia mengaku telah menggugat cerai suaminya tersebut di Pengadilan Agama Depok. Namun, lantaran Ismed belum merespon gugatan tersebut, pengadilan belum mengabulkannya. "Ismed tidak mau membayar uang Iddah Muthah, jadi tidak dikabulkan," terangnya kepada wartawan. Dalam akun Instagram @ismedsifan14 Ismed mengklarifikasi gugatan tersebut. Ia menyebut sudah tidak serumah dengan Cut Rita sejak 2017. Dalam keterangan foto yang diunggah Jumat (19/3) itu bahkan menyebut Cut Rita sebagai mantan istri. "Saya lebih memilih tinggal sendirian," katanya. Terkait tuduhan KDRT terhadap istrinya, Ismed menegaskan tidak mungkin melakukannya. Terlebih lantaran statusnya sebagai publik figur. Selama 21 tahun meniti karir sebagai pesepakbola ini tentunya sedikit banyak akan menjadi pusat perhatian dan sorotan publik sehingga bagaimana mungkin saya akan melakukan hal-hal bodoh," tukasnya. (irf/gw/fin)

Sumber: