Anggota JI Babel, Ngajar dan Rekrut Kader Teroris di Pondok Pesantren

Anggota JI Babel, Ngajar dan Rekrut Kader Teroris di Pondok Pesantren

JAKARTA - Dua anggota kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI) ditangkap di Bangka Belitung (Babel). Keduanya memiliki peran sebagai pengajar dan perekrut teroris muda. Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri kembali menangkap dua terduga teroris anggota anggota (JI) di Bangka Belitung. "Dua tersangka teroris JI ditangkap di wilayah Bangka Belitung, Jumat (17/12)," katanya, Senin, 20 Desember 2021. Dijelaskannya, kedua anggota JI tersebut yaitu berinisial JAQ dan IU. Keduanya pun telah ditetapkan sebagai tersangka. "JAQ ditangkap di Jalan Kenangan, Padang Mulia, Kota Bangka Tengah dan IU ditangkap di Jalan Jenderal Sudirman, Bangka Tengah," katanya. Diungkapkannya, JAQ ditangkap pagi hari pada pukul 07.55 WIB setelah penangkapan IU. Sementara IU sendiri ditangkap pada pukul 03.53 WIB. Diungkapkannya, dalam kasus terorisme ini JAQ melakukan baiat kepada JI tahun 2005 dan merupakan Qoid T3 (taklim, tarbiyah dan tahmidz) wilayah Bangka Belitung. "Sekitar tahun 2013, JAQ mengikuti pelatihan peningkatan kemampuan dakwah KPQN di Yogyakarta bersama anggota JI lainnya," ujarnya. Sementara IU pada baiat ke JI pada tahun 2014. IU pernah menjabat dalam anggota bidang dakwah T3 Bidang Taklim. Tersangka IU juga diketahui mengajar di Pesantren Mahasiswa Ulul Albab dengan tujuan merekrut anggota JI. "Tergabung dalam grup Media Dakwah Yogyakarta (MDJ) kelompok JI Mudir di Ponpes Mahad Dzaidz Bin Tsabith," ujarnya.(gw)  

Sumber: