Salurkan Bantuan ke Wilayah Terisolir, Ridwan Kamil : Sehari Sepuluh Kali, Dikirim Pakai Helicopter ke Cianjur

Salurkan Bantuan ke Wilayah Terisolir, Ridwan Kamil : Sehari Sepuluh Kali, Dikirim Pakai Helicopter ke Cianjur

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat melakukan konfrensi pers di Kota Bekasi-Tuahta Simanjuntak untuk FIN.CO.ID-

BEKASI, FIN.CO.ID -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar), terus melakukan pengiriman bantuan terhadap korban terdampak gempa bumi di Kabupaten Cianjur.

Ditemui di Kota Bekasi, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan seluruh wilayah di Cianjur akan mendapat bantuan meski masuk dalam wilayah terisolir.

BACA JUGA:OPOP Jabar Angkat Perekonomian Pesantren, Ridwan Kamil: Omset Capai Rp3 M Produk Masuk Pasar Internasional

BACA JUGA:Minta Tolong dengan Kondisi Penuh Luka Senjata Tajam, Seorang Pria Jadi Korban Begal di Kabupaten Bekasi

"Semua kita kirim,  yang terisolir tetap kita bantu lewat pengiriman helicopter," kata Ridwan Kamil saat konferensi pers, Senin 28 November 2022.

Menurutnya setiap hari, unit helicopter akan diterbangkan guna mengirim bantuan ke desa terpencil yang sulit diakses melalui jalur darat.

"Helicopter itu sehari sepuluh kali, mengirim bantuan di desa desa terpencil yang susah secara jalan," ucapnya.

Pemprov Jawa Barat telah melakukan pemetaan desa yang terdampak gempa bumi, untuk titik terparah berada di pusat gempa dan saat ini petugas telah diturunkan.

BACA JUGA:Nenek Berusia 70 Tahun Ditemukan Tewas Mengambang di Aliran Irigasi Desa Kertamukti Bekasi

BACA JUGA:Kontingen Kabupaten Bekasi Masih Pimpin Puncak Klasemen Peparda VI Jawa Barat 2022

"Terparah di Desa Cugenang rata rata, karena pusat gempa nya ada disitu, tapi total yang terdampak, ada 18 total kecamatan," jelasnya.

Untuk barang bantuan yang dikirim melalui helikopter meliputi makanan, pakaian dan obat obatan, baik melalui udara dan juga jalur darat.

Diketahui sebelumnya guna perlancar proses distribusi pengiriman bantuan di lapangan, Polres Cianjur telah memberikan pemahaman kepada warga untuk tidak melakukan penghadangan.

Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermawan mengungkapkan, pihaknya akan memberi pemahaman kepada masyarakat apabila ada yang memaksa meminta bantuan ketika proses distribusi di lapangan.

Sumber: