Mau Punya Badan Langsing? Bedah Bariatrik Jadi Solusi Atasi Obesitas

Mau Punya Badan Langsing? Bedah Bariatrik Jadi Solusi Atasi Obesitas

Ilustrasi - Tips Diet Penderita Obesitas--(SHVETS production - Pexels)

JAKARTA, FIN.CO.ID - Kasus obesitas kalangan dewasa di Indonesia terus meningkat dan berlipat ganda selama dua dekade terakhir. 

Gaya hidup tidak sehat, kemudahan akses untuk mendapatkan makanan atau minuman, kurangnya aktivitas fisik, bahkan periode di rumah saja selama pandemi pun turut mendukung peningkatan angka kasus obesitas secara konsisten.

Sejumlah penelitian telah mengungkapkan hubungan antara obesitas dan risiko beragam penyakit tak menular (PTM) mulai dari diabetes, hipertensi, stroke, hingga kanker. 

BACA JUGA:Diskon Gede-Gedean Watsons 11.11 Super Sale hingga 70 Persen

Menjadi momok menyeramkan, perubahan pola pikir masyarakat terkait kualitas hidup akhirnya mendorong keinginan untuk hidup sehat dan seimbang, serta memiliki berat badan ideal.

Beragam metode mulai dari berbagai macam pola diet, penggunaan obat-obatan herbal dan kimia, baik yang penggunaannya diminum maupun disuntikkan, olahraga intens, hingga memilih jalur bedah kosmetik, tidak jarang dipilih sebagai langkah untuk mendapatkan berat badan ideal dengan cepat. 

Ada yang berhasil, sayangnya lebih banyak yang tidak memberikan hasil optimal, bahkan berujung pada kenaikan kembali berat badan melebihi berat badan sebelumnya (yo-yo effect).

BACA JUGA:Mau Seksi tanpa Lemak Perut Berlebih, Barengi Diet dengan Beberapa Minuman Ini

Anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Digestif Indonesia (IKABDI) Dr. dr. Peter Ian Limas, Sp. B, SubSp. BDig mengatakan, bedah bariatrik hadir sebagai opsi lebih efektif untuk menangani kasus obesitas.

Bariatrik diambil dari kata "baros" yang artinya "besar", sehingga bisa diartikan sebagai pembedahan untuk menolong orang-orang berbadan besar atau dengan berat badan berlebihan. 

Bedah ini memodifikasi saluran atau sistem pencernaan untuk membatasi aktivitas makan pasien serta menghilangkan rasa lapar.

Bedah bariatrik sudah ada sejak 1950-an dengan metode yang terus berkembang. Jenis bedah bariatrik yang paling sering dilakukan adalah sleeve gastrectomy, Roux en Y gastric bypass , dan single anastomosis duodeno-ileal bypass with sleeve gastrectomy (SADI).

BACA JUGA:Turunkan Berat Badan Lewat Diet Karbo, Cek Faktanya Sebelum Menjalani

Jenis sleeve gastrectomy disebut sebagai metode paling sederhana untuk pasien dengan berat badan yang tidak terlalu berlebih. 

Sumber: