Prabowo Soal Pecat Kepala BGN: Saya Tidak Mau Uang Rakyat Dicuri

fin.co.id - 04/06/2026, 07:04 WIB

Prabowo Soal Pecat Kepala BGN: Saya Tidak Mau Uang Rakyat Dicuri

Presiden RI Prabowo Subianto

fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto mengaku tidak mudah baginya mengambil keputusan untuk mencopot sejumlah pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). Namun, langkah tersebut tetap dilakukan setelah dirinya menerima berbagai laporan mengenai dugaan masalah yang terjadi di lingkungan lembaga tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu.

Menurut Presiden, keputusan mengganti pejabat yang sebelumnya dipercaya mengemban tugas negara merupakan pilihan yang berat. Terlebih, mereka merupakan sosok yang pernah mendapatkan kepercayaan langsung darinya.

"Yang jelas, mengganti mereka itu tidak ringan bagi saya. Tapi, saya ingat kata-kata almarhum ayahanda saya, Profesor Soemitro (Soemitro Djojohadikusumo), pernah mengatakan kepada saya, 'Prabowo, kalau suatu saat kau dalam keadaan bingung atau keadaan ragu-ragu, ingat, berpihaklah selalu kepada rakyatmu'," kata Prabowo melalui keterangan Sekretariat Presiden di Jakarta, Rabu 3 Juni 2026.

Prabowo menjelaskan nasihat dari ayahnya tersebut menjadi pegangan dalam menentukan sikap terkait pergantian pimpinan di BGN. Baginya, kepentingan masyarakat harus ditempatkan di atas segala pertimbangan lainnya.

Ia mengungkapkan bahwa keputusan itu diambil setelah menerima laporan mengenai sejumlah kekurangan, kejanggalan, hingga indikasi penyelewengan yang diduga terjadi di lembaga tersebut.

Meski demikian, Kepala Negara memilih tidak banyak berbicara mengenai substansi perkara yang sedang berjalan. Ia menegaskan ingin menghormati proses hukum yang tengah dilakukan aparat penegak hukum dan tidak ingin pernyataannya dianggap sebagai bentuk intervensi.

Prabowo menilai kualitas kepemimpinan menjadi faktor utama yang menentukan kinerja sebuah organisasi. Karena itu, pemerintah tidak akan memberikan toleransi kepada pejabat yang dinilai tidak mampu menjalankan amanah dengan baik atau menyalahgunakan kepercayaan yang diberikan.

"Saya tidak mau bahwa pemerintah Republik Indonesia tidak dihormati. Saya tidak mau uang rakyat dicuri dan tidak ada pengecualian. Saya katakan, berat bagi saya waktu saya tanda tangan, berat. Ini orang yang saya angkat. Ini orang saya kasih bintang, saya kasih pangkat," tegasnya.

Presiden menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas pemerintahan serta memastikan anggaran negara digunakan sepenuhnya bagi kepentingan rakyat. Ia juga menekankan bahwa setiap kebijakan yang diambil pemerintah harus berpijak pada kepentingan publik dan prinsip akuntabilitas. *

Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca