Viral di Medsos, Niat COD Knalpot Remaja di Bekasi Hampir Jadi Korban Begal

Viral di Medsos, Niat COD Knalpot Remaja di Bekasi Hampir Jadi Korban Begal

terekam dua orang yang dimana salah satunya diduga menjadi korban penipuan Cash On Delivery (COD) kenalpot palsu--

BEKASI, FIN.CO.ID - Sebuah video keributan tersebar di media sosial Instagram, memperlihatkan seorang diacungkan senjata tajam di wilayah Kabupaten Bekasi.

Dalam postingan di media sosial, peristiwa itu terekam dua orang yang dimana salah satunya diduga menjadi korban penipuan Cash On Delivery (COD) kenalpot palsu.

BACA JUGA:Bentuk TGIPF Tragedi Kanjuruhan, Ini Susunan Nama Anggotanya

"Menurut keterangan warga korban (berbaju hitam) saat itu akan COD kenalpot di lokasi, tiba tiba datang seseorang membawa senjata tajam menyuruh melepaskan motor," tulisnya dalam keterangan di instagram.

Keterangan dalam postingan menjelaskan, kejadian itu berlokasi di Kampung Pangeran Sak Antir RT 016 / RW 007 Desa Sukadaya, Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Gue Cikarang (@gue_cikarang.co.id)

Dalam video kondisi sepeda motor salah satu remaja sudah tergeletak di tengah jalan, salah satu remaja menggenggam erat senjata tajam jenis celurit.

Tidak selang beberapa lama, warga sekitar menghampiri remaja dan mengamankan celurit dari salah satu orang diduga menjadi pelaku.

BACA JUGA:'Mami' Berhasil Lerai Perkelahian Antarpemandu Karaoke, Kasusnya Ditangani Polrestabes Semarang

Salah satu warga berinisial AG (15) mengungkapkan, peristiwa tersebut terjadi di area rumah tetangganya yang saat itu menjadi lokasi korban menunggu.

"Jadi saat itu korbannya lagi nunggu, ga lama datang dua pelaku terus langsung menghampiri ngomong 'lepasin motornya' gitu," ungkap AG saat dihubungi, Senin 3 Oktober 2022.

Menurutnya saat kejadian, pelaku beraksi sebanyak dua orang membawa celurit dan membagi tugas masing masing saat sudah tiba di lokasi.

"Waktu itu yang satu duduk di motor pake baju warna merah, yg satu lagi pake sweater," jelasnya.

BACA JUGA:Korban Tragedi Kanjuruhan, Mahfud MD: Jangan Dilihat dari Jumlah, Presiden Jokowi Beri Bantuan Rp50 Juta

Dari keterangan AG, korban datang ke lokasi karena sudah berjanjian dan memang berniat ingin COD kebutuhan kendaraan sepeda motor.

Sumber: