Penyebab Rasa Sakit di Perut Bagian Bawah, dari yang Ringan hingga Berat

Penyebab Rasa Sakit di Perut Bagian Bawah, dari yang Ringan hingga Berat

Sakit Perut, Image oleh Ryan McGuire dari Pixabay--

JAKARTA, FIN.CO.ID - Anda tengah mengeluhkan rasa sakit yang terjadi di bagian bawah perut?

Jika pada wanita kondisi ini mungkin sering dikaitkan dengan kram menstruasi.

Namun menurut ahli, via Halodoc, rasa sakit yang muncul di bagian bawah perut ini gak cuma sekedar masalah kram menstruasi saja.

(BACA JUGA:Mahasiswi Ini Sakit Perut, Pergi ke RS, Pulang Bawa Bayi, Ternyata Gak Sadar Hamil)

(BACA JUGA:Perut Bagian Atas Terasa Sakit dan Mulut Terasa Pahit? Itu Ciri Penyakit Asam Lambung)

Beberapa kondisi medis yang bisa dikaitkan dengan keluhan nyeri perut bagian bawah adalah salah satunya usus buntu.

Nyeri perut bagian bawah yang disebabkan usus buntu ini adalah gejala utama dari kondisi itu.

Gangguan pencernaan juga sering dikaitkan dengan nyeri perut bagian bawah. Cirinya adalah seperti muntah-muntah, diare, dan mudah lelah.

Mereka yang terkena penyakit Chron juga bisa mengeluhkan nyeri perut bagian bawah. Hal ini disebabkan oleh peradangan pada sistem pencernaan.

Mereka yang punya radang panggul, gangguan ginjal, radang prostat hingga kista ovarium adalah mereka yang juga rentan pada nyeri perut bagian bawah.

Penyebab Perut Kembung dan Sering Buang Angin

Anda belakangan mengeluhkan perut kembung dan sering sendawa juang sering buang angin alias kentut?

Pertanyaannya, apa yang salah dengan Anda?

Menurut dr. Riza Marlina, hal ini bisa dikaitkan dengan beberapa kondisi kesehatan.

Mereka yang kerap makan terlalu cepat, suka mengunyah permen karet, atau hobi makan beberapa jenis sayus seperti kol dan brokoli, adalah bisa menjadi pemicunya.

Selain di atas, mereka yang kerap mengeluhkan kembung, bersendawa dan buang angin, bisa juga dipicu oleh kondisi kesehatan tertentu.

Mereka yang kekurangan enzim pencernaan, menurut dr. Riza Marlina, juga bisa kerap melaporkan keluhan yang serupa.

Mereka yang punya intoleransi laktorsa, penyakit radang usus, meminum obat diabetes dan obat pencahar, adalah pemicu lainnya.

"Untuk memastikan kemungkinan penyebab yang dialami, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter secara langsung,  atau bisa melakukan konsultasi dengan dokter penyakit dalam," saran dr. Riza Marlina.

Sumber: