Kemenparekraf Bahas Hal Ini Saat Bertemu UNWTO dan PATA

Kemenparekraf Bahas Hal Ini Saat Bertemu UNWTO dan PATA

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo (kanan) menemui CEO Organisasi Perjalanan Asia Pasifik (PATA), Liz Ortiguera (kiri).-kemenparekraf.go.id-

JAKARTA, FIN.CO.ID - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) membahas hal ini saat bertemu dengan Organisasi Pariwisata Dunia (UNWTO) dan Organisasi Perjalanan Asia Pasifik (PATA).

Hasil pembahasan tersebut membuat Kemenparekraf berkolaborasi dengan UNWTO dan PATA untuk kembangkan sektor pariwisata Indonesia.

Pertemuan tersebut terjadi pada sela-sela rangkaian acara 34th Joint Meeting of the UNWTO Commission for East Asia and the Pacific and the UNWTO Commission for South Asia di Malé, Maladewa, Selasa (14/6/2022) lalu.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo menemui CEO PATA, Liz Ortiguera.

(BACA JUGA:Bunuh Novel)

Pertemuan ini membahas beberapa peluang kerja sama antara Kemenparekraf dengan PATA.

Kerja sama tersebut antara lain program peningkatan kapasitas sumber daya manusia pariwisata yang bekerja sama dengan jejaring universitas PATA dan juga program "Tourism Destination Resilience Training Program".

"Pertemuan ini juga memperkuat hubungan Kemenparekraf dengan PATA yang telah menjalin kerja sama dengan baik," kata Angela dalam keterangannya.

Angela Tanoesoedibjo berharap agar jalinan kerja sama ini bisa sama-sama mengembangkan pariwisata Tanah Air.

(BACA JUGA:Daftar 20 Mobil Terlaris di Indonesia Bulan Mei 2022, Honda Brio Juara)

"Sehingga ke depannya kita bisa bersama-sama mengembangkan sektor pariwisata Indonesia,” tutur Angela.

Dalam kesempatan tersebut, Liz Ortiguera menyampaikan pihaknya akan melaksanakan PATA Annual Summit pada 25-27 Oktober 2022.

"Kami harap indonesia bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini," ucap Liz.

Selain itu, dalam kesempatan terpisah, Sesmenparekraf/Sestama Baparekraf Ni Wayan Giri Adnyani juga menemui Sekretaris Jenderal UNWTO, Zurab Pololikashvili.

Sumber: