PM Inggris Geram! Desak FIFA Investigasi Timnas Argentina Gegara Hal Ini

fin.co.id - 17/07/2026, 06:09 WIB

PM Inggris Geram! Desak FIFA Investigasi Timnas Argentina Gegara Hal Ini

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer. (by Anadolu via Antara)

Konflik kedua negara memuncak pada Perang Falkland tahun 1982 setelah Argentina menginvasi kepulauan tersebut. Perang itu menewaskan lebih dari 900 orang.

Ketegangan juga sempat meningkat bulan ini setelah Argentina memprotes pelayaran kapal Angkatan Laut Kerajaan Inggris HMS Medway yang melintas menuju Chili dari Falkland tanpa izin.

Namun, pemerintah Inggris membantah tudingan tersebut.

Juru bicara Starmer menjelaskan, "Kami memberi tahu pemerintah Argentina sebelumnya tentang kunjungan logistik rutin HMS Medway ke Chili antara tanggal 5 dan 8 Juli untuk mendukung operasi Survei Antartika Inggris, yang akan mengirimkan persediaan dan perlengkapan penting untuk mendukung penelitian ilmiah di Antartika."

Ia melanjutkan, "Angkatan Laut Kerajaan Inggris selalu beroperasi sepenuhnya sesuai dengan hukum internasional dan transit dari Kepulauan Falkland ke Chili dilakukan melalui rute praktis yang paling langsung, dengan mempertimbangkan faktor keselamatan operasional dan cuaca untuk memastikan pengiriman tepat waktu."

Sementara itu, Pemerintah Kepulauan Falkland turut mengecam aksi para pemain Argentina setelah semifinal.

Dalam pernyataannya disebutkan, "Pemerintah Falkland kecewa--meskipun sayangnya tidak terkejut--bahwa tim sepak bola Argentina memutuskan untuk menodai hasil semifinal Piala Dunia tadi malam--sebuah pertandingan yang sama sekali tidak melibatkan Kepulauan Falkland."

Mereka juga menambahkan, "Namun demikian, bukanlah hal baru bagi siapa pun bahwa penduduk pulau-pulau tersebut menjadi korban invasi agresif pada tahun 1982, yang membuat banyak orang trauma. Oleh karena itu, spanduk yang ditampilkan oleh Argentina tadi malam sangat tidak sensitif bagi banyak orang di Falkland... Kami berharap FIFA akan menepati janjinya untuk menjauhkan politik dari olahraga, dan memberikan sanksi terhadap semua perilaku seperti ini sesuai dengan aturan mereka sendiri."

Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca