KM Nurul Salsa Tenggelam di Laut Sulsel, 23 Penumpang Hilang, 46 Orang Selamat

fin.co.id - 17/07/2026, 06:17 WIB

KM Nurul Salsa Tenggelam di Laut Sulsel, 23 Penumpang Hilang, 46 Orang Selamat

Tim SAR mencari korban kapal tenggelam. (by Basarnas Makassar)

fin.co.id - Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap korban tenggelamnya Kapal Motor (KM) Nurul Salsa di perairan barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Hingga saat ini, sebanyak 46 orang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, sementara 23 penumpang lainnya masih dinyatakan hilang.

Basarnas mengungkapkan, berdasarkan data terbaru, jumlah penumpang dan awak kapal yang berada di atas KM Nurul Salsa mencapai 70 orang. Angka tersebut bertambah dari laporan awal yang menyebutkan kapal hanya mengangkut 50 orang.

Deputi Operasi Basarnas Edy Prakoso mengatakan proses evakuasi dilakukan melalui operasi SAR gabungan yang bergerak cepat setelah kapal dilaporkan tenggelam akibat mengalami mati mesin pada Rabu 15 Juli 2026.

"Sebanyak 41 orang berhasil dievakuasi oleh KM Harapan Kita, termasuk awak kapal, dari lokasi sekitar 18 nautical mile dari titik kejadian, selebihnya dievakuasi oleh kapal nelayan," kata dia di Jakarta, Kamis 16 Juli 2026.

Menurut Edy, KM Nurul Salsa berangkat dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng Selayar pada Rabu sekitar pukul 05.00 WITA dengan membawa puluhan penumpang.

Di tengah pelayaran, kapal mengalami mati mesin saat berada di perairan sebelah barat Pulau Polassi atau sekitar 43 nautical mile dari Pelabuhan Benteng Selayar. Kapal kemudian terombang-ambing sebelum akhirnya tenggelam.

Selain 41 korban yang dievakuasi oleh KM Harapan Kita pada Kamis 16 Juli dini hari, enam penumpang lainnya berhasil diselamatkan kapal nelayan dan dibawa menuju Pulau Polassi.

Edy menjelaskan, hasil pendataan terbaru dari Kantor SAR Makassar menunjukkan jumlah penumpang dan awak kapal yang sebenarnya mencapai 70 orang, bukan 50 orang sebagaimana informasi awal.

Dari total tersebut, hingga kini sebanyak 47 korban telah berhasil dievakuasi. Rinciannya, 46 orang selamat dan satu penumpang ditemukan meninggal dunia.

Dengan pembaruan data manifest tersebut, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap 23 penumpang yang belum ditemukan di sekitar perairan Selayar.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari Tim Rescue Basarnas Makassar, TNI AL yang mengerahkan KRI Marlin 877, BPBD Selayar, Syahbandar, Polairud, hingga puluhan kapal nelayan setempat.

"Pencarian masih berlangsung dengan fokus di sekitar lokasi kejadian dan area yang telah ditentukan berdasarkan perhitungan Search and Rescue Planning atau Sarmap," kata dia. *

Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca