fin.co.id - Langkah Tottenham Hotspur untuk mengamankan tanda tangan penyerang Sporting Lisbon, Francisco Trincao, tampaknya menemui jalan buntu.
Pemain berusia 26 tahun tersebut sebelumnya sibuk membela tim nasional Portugal di ajang Piala Dunia 2026.
Sayangnya, langkah Portugal harus terhenti di babak 16 besar setelah ditundukkan oleh Spanyol di Amerika Serikat.
Di bawah asuhan Roberto De Zerbi, Tottenham Hotspur, klub asal London Utara tersebut sebenarnya cukup agresif di bursa transfer.
Mereka sukses mendatangkan legenda Liverpool, Andrew Robertson, untuk memperkuat sektor bek kiri.
Namun, Tottenham harus merelakan kepergian bek muda potensial mereka, Luka Vuskovic. Pemain berbakat tersebut memutuskan hengkang dan menandatangani kontrak jangka panjang berdurasi lima tahun bersama Brighton dan Hove Albion.
Tikungan Tajam dari Arab Saudi
Manajemen Spurs sebenarnya masih berambisi mempertajam lini serang mereka menjelang musim 2026/2027.
Selain Francisco Trincao, mantan juara Europa League ini kabarnya juga sedang membidik salah satu bintang timnas Norwegia yang bersinar di Piala Dunia.
Namun, impian untuk mendaratkan Trincao dipastikan sirna. Laporan dari media Portugal, Correio da Manha, dilansir SportsMole, menyebutkan bahwa sang penyerang sayap justru selangkah lagi bergabung dengan klub kaya raya Arab Saudi, Al-Ahli.
Trincao dikabarkan telah menyepakati kontrak empat tahun dengan Al-Ahli. Di Timur Tengah, ia akan menerima gaji pokok yang sangat menggiurkan, yakni sekitar 10 juta poundsterling atau setara dengan 210 miliar rupiah per tahun.
Baca Juga
Sementara itu, Sporting Lisbon selaku klub pemilik akan menerima dana segar sebesar 33 juta poundsterling (sekitar 693 miliar rupiah) di awal.
Nilai ini bisa bertambah hingga 6 juta poundsterling (sekitar 126 miliar rupiah) dalam bentuk bonus, tergantung pada performa dan jumlah penampilan sang pemain.
Batal Kembali ke Premier League
Sebelumnya, gelandang serang ini sempat dikaitkan erat dengan sejumlah klub papan atas Premier League.