Terkait rincian sumber dana, mayoritas utang pemerintah Indonesia berasal dari instrumen domestik berupa Surat Berharga Negara (SBN). Berdasarkan data akhir Maret 2026, nilai outstanding SBN mencapai Rp8.652,89 triliun.
Angka ini mendominasi sebesar 87,22 persen dari total keseluruhan portofolio utang negara. Sementara itu, sisa porsi utang lainnya bersumber dari skema pinjaman dengan nilai sebesar Rp1.267,52 triliun atau setara dengan 12,78 persen.