BMKG Ingatkan Potensi Hujan Sedang hingga Lebat
Selain hujan ringan, BMKG juga memberikan peringatan dini terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di beberapa provinsi.
Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi Kepulauan Riau, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara.
Bibit Siklon Tropis 97W Jadi Salah Satu Pemicu Perubahan Cuaca
BMKG menjelaskan bahwa kondisi cuaca saat ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer, termasuk keberadaan bibit siklon tropis 97W yang terpantau berada di Samudra Pasifik, tepatnya di timur laut Papua.
Bibit siklon tersebut memiliki tekanan minimum sebesar 1.006 hektopaskal dengan kecepatan angin maksimum mencapai 15 knot. Saat ini, sistem tersebut bergerak ke arah barat.
Meski demikian, BMKG menilai peluang bibit siklon tropis 97W untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 48 hingga 72 jam ke depan masih tergolong rendah.
Dampak Bibit Siklon Tetap Perlu Diwaspadai
Walaupun peluang berkembang menjadi siklon tropis relatif rendah, keberadaan sistem tersebut tetap memberikan dampak terhadap kondisi atmosfer di Indonesia.
BMKG menjelaskan bahwa bibit siklon 97W memicu terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi di sejumlah perairan Indonesia serta wilayah sekitarnya. Kondisi tersebut meningkatkan peluang pertumbuhan awan hujan, terutama di wilayah bertekanan rendah dan sepanjang daerah pertemuan maupun perlambatan angin.
BMKG Minta Masyarakat Terus Pantau Informasi Cuaca
BMKG kembali mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan perkembangan prakiraan cuaca harian.
Perubahan cuaca dapat terjadi sewaktu-waktu seiring dinamika atmosfer yang masih berlangsung. Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk terus memantau informasi cuaca terkini dari BMKG sebelum melakukan perjalanan maupun aktivitas di luar ruangan. (ANTARA)