Usung Konsep Alam Nusantara, New Gambir Bakal Manjakan Penumpang dengan Lanskap Monas

fin.co.id - 08/07/2026, 21:54 WIB

Usung Konsep Alam Nusantara, New Gambir Bakal Manjakan Penumpang dengan Lanskap Monas

PT KAI revitalisasi Stasiun Gambir jadi teras Monas dengan anggaran Rp1 triliun.

fin.co.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) tengah menyiapkan proyek besar untuk merombak wajah salah satu stasiun paling ikonik di Jakarta. Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, mengumumkan bahwa pihaknya bakal merevitalisasi Stasiun Gambir dan mengubahnya menjadi teras Monumen Nasional (Monas).

Langkah strategis ini bertujuan memberikan in journey experience atau pengalaman perjalanan yang berkesan bagi para pengguna jasa maupun masyarakat luas.

Bobby menjelaskan bahwa proyek pembenahan ini tidak hanya bertujuan mempermudah masyarakat dalam mengakses transportasi publik kereta api. Lebih dari itu, KAI ingin menghadirkan atmosfer perjalanan yang jauh lebih menyenangkan dan mendalam bagi setiap penumpang.

"Kami akan jadikan Stasiun Gambir menjadi terasnya dari panggung yang kita sebut dengan Monas," kata Bobby saat berdiskusi dengan awak media di Kereta Wisata, Rabu, 8 Juli 2026.

Mengusung Konsep Keindahan Alam Nusantara di "New Gambir"

Konsep arsitektur yang akan hadir di Stasiun Gambir terbilang sangat unik. KAI akan menggabungkan beragam ciri khas alam Nusantara ke dalam area stasiun. Pengunjung nantinya bisa menikmati pemandangan buatan yang menyejukkan mata, mulai dari replika air terjun, sawah terasering, hingga lanskap alam pegunungan.

Pihak KAI sengaja memilih elemen alami tersebut untuk menunjukkan bahwa Indonesia memiliki sebuah panggung megah bernama Monas. Melalui kehadiran wajah baru Stasiun Gambir, masyarakat bisa melihat dan memandangi kemegahan ikon Jakarta tersebut dengan jauh lebih leluasa.

Bobby menilai bahwa selama ini akses visual dan tempat bersantai yang terintegrasi langsung untuk memandang Monas masih sangat minim.

"Monas ini adalah panggungnya Indonesia.Terasnya ada di mana? Belum ada. Belum ada terasnya. Yang duduk bisa memandang Monas sekarang tidak ada. Untuk itu kami akan jadikan Gambir sebagai In journey experience. Pelanggan yang datang dia tidak hanya akan naik kereta. Dia akan menikmati Monas," ujarnya.

Target Rampung 2028, Stasiun Akan Langsung Menghadap ke Monas

Dalam rencana pengembangannya, KAI akan mendesain bangunan Stasiun Gambir agar menghadap langsung ke arah Monas. Perubahan posisi dan penambahan fasilitas ini memastikan para pengguna kereta api bisa menikmati lingkungan di sekitar Monas dengan cara yang jauh lebih baik begitu mereka menginjakkan kaki di stasiun.

"Pengguna jasa juga akan menikmati yang namanya surroundingsnya Monas. Dia akan menikmati yang namanya stasiun New Gambir," katanya.

Pihak manajemen berkomitmen penuh untuk memoles stasiun ini semenarik mungkin demi kenyamanan publik. Demi mewujudkan Stasiun Gambir sebagai teras Monas yang megah, KAI menganggarkan dana investasi kurang lebih sebesar Rp1 triliun. KAI menargetkan seluruh rangkaian pekerjaan revitalisasi ini dapat selesai sepenuhnya pada tahun 2028 mendatang.

Esnoe Faqih Wardhana
Esnoe Faqih Wardhana
Penulis

Penulis FIN.CO.ID