Ringkasan :
- Hutama Karya terus meningkatkan keselamatan berkendara dengan menggelar Operasi Microsleep dan Operasi Simpatik secara berkala.
- Upaya ini bertujuan menekan angka kecelakaan akibat kelelahan dan mengantuk di ruas tol yang dikelola perseroan.
- Melalui edukasi, pemeriksaan kondisi pengemudi, hingga pemberian bantuan, Hutama Karya mengajak pengguna jalan utamakan keselamatan.
fin.co.id – Ancaman "microsleep" atau kantuk sesaat saat berkendara di jalan tol memang nyata.
Fenomena ini bisa berujung pada kecelakaan fatal yang merugikan.
Namun, PT Hutama Karya (Persero) atau Hutama Karya, sebagai pengelola jalan tol, tidak tinggal diam.
Mereka terus memperkuat komitmen serius untuk menjaga keselamatan para penggunanya.
Perusahaan BUMN ini giat memerangi potensi kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh faktor kelelahan dan rasa kantuk.
Bagaimana caranya? Hutama Karya secara rutin menggelar Operasi Microsleep dan Operasi Simpatik di berbagai ruas tol yang mereka kelola.
Operasi Microsleep: Deteksi Dini Kantuk Pengemudi
Operasi Microsleep menjadi garda terdepan dalam pencegahan.
Tujuannya jelas: memastikan setiap pengguna jalan dalam kondisi prima sebelum melanjutkan perjalanan mereka.
Fokus utama operasi ini adalah pada periode rawan, yaitu malam hingga dini hari, saat potensi kantuk meningkat tajam.
Baca Juga
Petugas di lapangan akan melakukan pemeriksaan sederhana namun krusial terhadap kesiapan pengemudi.
Mereka akan mengajukan beberapa pertanyaan untuk mengidentifikasi tanda-tanda kelelahan atau microsleep.
Jika ada pengemudi yang terindikasi mengantuk atau konsentrasinya menurun, mereka akan diarahkan untuk segera beristirahat di rest area terdekat.