Ruang Cerita . 14/03/2026, 16:11 WIB
Meski melelahkan, ia mengaku bersyukur karena usahanya bisa memberikan tambahan penghasilan bagi beberapa orang di lingkungan rumahnya.
“Saya sengaja merekrut tetangga sekitar supaya mereka juga bisa dapat penghasilan tambahan,” katanya.
Menariknya, sebagian besar pesanan hampers yang diterima Rina berasal dari perusahaan. Biasanya mereka memesan dalam jumlah besar untuk diberikan kepada klien atau mitra bisnis.
“Ada yang pesan 200 paket sekaligus. Bahkan ada satu perusahaan yang pesan hampir 1.000 paket,” ungkapnya.
Harga hampers yang ia jual bervariasi. Mulai dari Rp150 ribu hingga Rp1,5 juta per paket.
Paket premium biasanya berisi kue kering impor, madu, cokelat premium, hingga perlengkapan ibadah.
“Kalau paket mahal biasanya untuk hadiah relasi penting,” jelasnya.
Beberapa paket masih terus dibungkus dan diberi label tujuan pengiriman. Di sudut ruangan, aroma kue nastar dan kastengel yang baru saja dimasukkan ke dalam toples memenuhi udara.
Suasana itu menciptakan pemandangan khas Ramadan di ibu kota: sibuk, hangat, dan penuh harapan.
“Lebaran selalu jadi momen paling ramai bagi kami,” terang Rina.
Ia berharap tren hampers Lebaran ini bisa terus berkembang sehingga usaha kecil seperti miliknya tetap bertahan.
“Selama orang masih ingin berbagi kebahagiaan saat Lebaran, saya yakin hampers akan selalu dicari,” tukasnya.
Malam di Jakarta mungkin akan panjang bagi para pedagang hampers seperti Rina dan para pekerjanya.
Namun di balik kelelahan itu, tersimpan harapan sederhana: rezeki yang terus mengalir menjelang hari kemenangan.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id