Ekonomi . 14/08/2026, 14:53 WIB

International Battery Summit 2026: Akselerasi Indonesia Jadi Pusat Industri dan Teknologi Baterai Dunia

Penulis : Aries Setianto
Editor : Aries Setianto

fin.co.id - Langkah Indonesia dalam mengarungi arus transisi energi global kini kian mantap. Sebagai negara yang dianugerahi kekayaan sumber daya alam melimpah, Indonesia terus memposisikan dirinya tidak sekadar sebagai penyedia bahan baku mentah, melainkan sebagai pemain utama dalam rantai nilai industri masa depan. Kesadaran akan pentingnya membangun rantai pasok yang solid dari hulu ke hilir telah mendorong lahirnya berbagai inisiatif strategis di tanah air.

Salah satu fokus utama yang menjadi perhatian dunia saat ini adalah pengembangan teknologi baterai dan penyimpanan energi. Keberhasilan dalam memproduksi serta mengelola teknologi ini menjadi kunci sentral untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik (EV) serta pengintegrasian pembangkit listrik berbasis energi terbarukan. Tanpa sistem penyimpanan yang andal, upaya dekarbonisasi dan akselerasi energi hijau tentu akan menghadapi hambatan besar.

Melihat urgensi tersebut, keterhubungan yang erat antara kebijakan pemerintah, inovasi akademis, kebutuhan industri, serta dukungan investasi internasional menjadi syarat mutlak. Membangun sebuah ekosistem baterai nasional yang kompetitif membutuhkan ruang perjumpaan yang mampu mengintegrasikan seluruh gagasan dan potensi tersebut ke dalam aksi nyata.

Menjawab tantangan tersebut, National Battery Research Institute (NBRI) bekerja sama dengan Pamerindo Indonesia dan Asosiasi Ekosistem Baterai Indonesia (Id Battery) kembali mempersembahkan gelaran International Battery Summit 2026 (IBS 2026). Forum strategis tingkat internasional ini dihadirkan untuk mempertemukan para pemangku kepentingan lintas sektor dari seluruh penjuru dunia.

Mengangkat tema “Empowering the Energy Transition through Advanced Battery Technology, Renewable Energy, Storage & E-mobility”, perhelatan International Battery Summit 2026 dijadwalkan berlangsung pada 26–28 Agustus 2026 di JIEXPO Convention Centre & Theatre, Jakarta. Forum ini juga dirancang sebagai rangkaian pembuka menuju agenda The Battery Show Asia - Indonesia, yang menjadi bagian dari Energy Week - IEE Series 2026 pada 2–5 September 2026.

Secara keseluruhan, gelaran ini ditargetkan mampu menarik kehadiran lebih dari 1.000 peserta, 100 pembicara profesional, serta jajaran pemangku kepentingan dari lebih dari 35 negara. Keterlibatan yang luas dari jajaran pemerintah, akademisi, peneliti, pelaku industri EV, investor, hingga penyedia teknologi ini diharapkan dapat mendorong diskusi komprehensif terkait perkembangan manufaktur baterai, sistem penyimpanan energi surya, keselamatan (safety), ekonomi sirkular, hingga pengelolaan limbah baterai di akhir masa pakainya (end-of-life).

Modal Besar dan Pentingnya Fondasi Riset Nasional

Indonesia pada dasarnya telah memiliki modal dasar yang sangat kuat untuk bertransformasi menjadi pemain kunci dalam industri baterai global. Dukungan tersebut mencakup ketersediaan mineral kritis, potensi pertumbuhan industri manufaktur, akselerasi penggunaan kendaraan listrik, hingga peningkatan minat investasi asing. Namun demikian, ketersediaan sumber daya alam semata belum cukup untuk menjamin keberlanjutan industri ini.

Prof. Evvy Kartini, Research Professor di BRIN sekaligus Founder NBRI, menegaskan pentingnya penguatan riset dan kolaborasi lintas sektor sebagai fondasi utama pembangunan ekosistem baterai nasional.

“Indonesia memiliki peluang yang sangat besar untuk mengambil peran strategis dalam industri baterai global. Namun, membangun ekosistem baterai yang kompetitif dan berkelanjutan tidak cukup hanya dengan mengandalkan sumber daya alam dan investasi. Indonesia perlu memperkuat riset, inovasi, dan penguasaan teknologi, membangun kolaborasi yang erat antara pemerintah, akademisi, industri, dan lembaga riset, serta mengembangkan sumber daya manusia yang profesional dan kompeten,” ungkap Prof. Evvy.

Beliau juga menambahkan, “Kita juga perlu belajar dari pengalaman negara dan pelaku industri mancanegara yang telah berhasil membangun dan menjadi terdepan dalam industri baterai dan kendaraan listrik. Melalui IBS 2026, kami ingin menghadirkan para pemangku kepentingan nasional dan internasional dalam satu platform untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan praktik terbaik, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang dapat memperkuat daya saing Indonesia dalam ekosistem baterai global.”

Menghubungkan Ekosistem: Dari Peluang Pasar hingga Teknologi BESS

Pengembangan industri yang berdaya saing global membutuhkan keterhubungan yang erat di setiap lini. Niko Chandra, Chairman Id Battery sekaligus Co-Chair International Battery Summit 2026, menilai Indonesia saat ini berada pada momentum yang sangat tepat untuk mengintegrasikan ekosistem baterainya.

“Indonesia memiliki momentum yang sangat kuat untuk mengembangkan ekosistem baterai yang terintegrasi dan berdaya saing global. Namun, potensi ini perlu diimbangi dengan kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, industri, akademisi, investor, dan seluruh pemangku kepentingan. Sebagai asosiasi yang mewadahi ekosistem baterai nasional, ID Battery melihat IBS 2026 sebagai platform strategis untuk mempertemukan berbagai perspektif, membangun kemitraan, serta mendorong pembahasan konkret mengenai peluang dan tantangan industri baterai nasional. Kami berharap IBS 2026 dapat menjadi katalis utama dalam memperkuat kolaborasi dan mengakselerasi pertumbuhan industri baterai Indonesia secara berkelanjutan,” ujar Niko.

Pandangan senada turut disampaikan oleh pihak penyelenggara pameran. Max Bruinier, Senior Event Manager Pamerindo Indonesia, menyoroti peran penting forum ini dalam mempertemukan para pengambil keputusan global.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id