Link buku
https://drive.google.com/file/d/12ecyTSvXNfvN48XD4IGyQlwZo12f7VfC/view?usp=sharing
8. Atas Nama Bencana (2026)
Buku ini merekam tragedi ekologis Sumatra melalui puisi esai dan lukisan.
Bencana tidak hanya dipahami sebagai peristiwa alam. Ia juga merupakan akibat dari keputusan manusia.
Link buku
https://drive.google.com/file/d/1xkYmsHzvUr0yqkCwv0X8E8rnuMR7SqPk/view?usp=drivesdk
Delapan Buku, Satu Perjalanan Batin
Jika delapan buku ini dibaca sebagai satu rangkaian, tampak evolusi batin seorang penulis.
Ia memulai dari luka cinta akibat diskriminasi.
Lalu bergerak ke luka sejarah bangsa.
Kemudian menjangkau tragedi dunia.
Baca Juga
Dan akhirnya sampai pada luka bumi.
Lingkar empatinya terus meluas.
Puisi esai menjadi cara untuk merawat ingatan manusia.