Ragam

Denny JA Merekam Luka Sejarah Melalui 8 Buku Puisi Esai

Demikian dinyatakan Denny JA ketika delapan buku puisi esainya dipublikasikan kembali untuk memperkenalkan kepada publik perjalanan panjang sejarah Indonesia dan dunia melalui karya sastra.

Denny JA Merekam Luka Sejarah Melalui 8 Buku Puisi Esai

Link buku

https://drive.google.com/file/d/12ecyTSvXNfvN48XD4IGyQlwZo12f7VfC/view?usp=sharing

8. Atas Nama Bencana (2026)

Buku ini merekam tragedi ekologis Sumatra melalui puisi esai dan lukisan.

Bencana tidak hanya dipahami sebagai peristiwa alam. Ia juga merupakan akibat dari keputusan manusia.

Link buku

https://drive.google.com/file/d/1xkYmsHzvUr0yqkCwv0X8E8rnuMR7SqPk/view?usp=drivesdk

Delapan Buku, Satu Perjalanan Batin

Jika delapan buku ini dibaca sebagai satu rangkaian, tampak evolusi batin seorang penulis.

Ia memulai dari luka cinta akibat diskriminasi.

Lalu bergerak ke luka sejarah bangsa.

Kemudian menjangkau tragedi dunia.

Dan akhirnya sampai pada luka bumi.

Lingkar empatinya terus meluas.

Puisi esai menjadi cara untuk merawat ingatan manusia.

Berita Terkait