Ruang Cerita . 08/02/2026, 14:40 WIB

Masjid Al-Kamil Jatigede: Pertemuan Iman, Alam, dan Desain Modern

Penulis : Gatot Wahyu
Editor : Gatot Wahyu

Masjid ini berdiri di atas lahan sekitar 10.000 meter persegi, dengan luas bangunan mencapai 3.000 meter persegi, dan mampu menampung hingga 2.000 jamaah.

Makna Nama Al-Kamil

Ujang melanjutkan bahwa pemberian nama Masjid Al-Kamil diambil dari nama seorang ulama besar Sumedang, Syekh Muhammad Al-Kamil bin Abdul Karim.

"Dia merupakan keturunan ke-12 dari Syekh Abdul Qadir Jailani, pendiri Tarekat Qadiriyyah," katanya.

Syekh Al-Kamil dikenal sebagai tokoh penyebar Islam di wilayah Sumedang pada abad ke-17. Penamaan ini menjadi simbol penghormatan terhadap sejarah dan dakwah Islam di tanah Sunda.

Arsitektur Teratai di Atas Air

Menurut Ujang, Masjid Al-Kamil Jatigede terletak pada arsitekturnya yang unik. Dari kejauhan, jika dilihat dari Jalan Lingkar Timur atau kawasan perbukitan, bangunan masjid tampak seperti bunga teratai putih yang sedang mekar.

"Ada Enam kelopak besar dan enam kelopak kecil membentuk atap masjid, melambangkan kesucian dan ketenangan. Warna putih mendominasi bangunan, berpadu dengan aksen emas di puncaknya, menciptakan kesan megah namun tetap lembut," ungkapnya.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id