Otomotif . 02/02/2026, 18:31 WIB
Hebatnya lagi, berbeda dengan sensor konvensional yang rentan "buta" saat kondisi cuaca buruk, Vision Pulse tetap mempertahankan akurasi deteksi di atas 99%.
Artinya, sistem ini tetap andal bekerja bahkan dalam kondisi hujan lebat, kabut tebal, atau kegelapan total di malam hari.
Salah satu aspek paling menarik dari Vision Pulse adalah kemampuannya untuk menawarkan efisiensi biaya yang signifikan.
Hyundai dan Kia secara cerdas meminimalkan ketergantungan pada komponen mahal seperti LiDAR.
Teknologi ini justru mengoptimalkan penggunaan modul UWB.
Perlu Anda tahu, modul UWB sebenarnya sudah banyak terintegrasi di berbagai kendaraan modern, bahkan perangkat *smartphone* dan *wearable* yang kita gunakan sehari-hari.
Artinya, implementasi Vision Pulse berpotensi lebih cepat dan ekonomis.
Tak hanya itu, kecepatan komunikasinya pun patut diacungi jempol.
Hanya membutuhkan waktu sekitar 1 hingga 5 milidetik untuk mentransmisikan data.
Hal ini memungkinkan kendaraan Anda untuk memberikan peringatan tabrakan dalam sekejap mata, jauh sebelum potensi kecelakaan terjadi.
Ucapkan selamat tinggal pada drama keterlambatan respons sensor di tengah kemacetan jalanan kota yang dinamis.
"Vision Pulse memanfaatkan modul UWB untuk komunikasi yang presisi dan cepat melalui gelombang radio guna memastikan akurasi tinggi dan menjaganya tetap efisien dari sisi biaya," demikian bunyi rilis resmi pengembangan teknologi tersebut dari Seoul, 2 Februari 2026.
Hyundai dan Kia membuktikan bahwa teknologi canggih tidak hanya harus fungsional, tetapi juga bisa tampil menggemaskan sekaligus menyelamatkan nyawa.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id