Kesehatan . 25/11/2024, 08:45 WIB
Escapism cenderung ringan dan mungkin hanya sebatas pelarian sementara, misalnya dengan binge-watching serial favorit.
Tapi, kalau kamu merasa khayalanmu sudah sampai tahap mengganggu hidup sehari-hari, itu bisa jadi maladaptive daydreaming.
Khayalan bukan hal yang buruk, asal dilakukan dengan batas wajar.
Tapi kalau kamu merasa terjebak dalam dunia imajinasimu dan sulit kembali ke kenyataan, ini adalah tanda untuk waspada.
Apalagi kalau kamu mulai merasa kesepian, sulit berkonsentrasi, atau bahkan kehilangan semangat hidup.
Coba cari tahu, apa yang membuat kamu sering berkhayal?
Apakah itu stres pekerjaan, konflik pribadi, atau masalah lain yang belum terselesaikan?
Kalau kamu merasa "melayang", coba teknik grounding, seperti merasakan tekstur benda di sekitarmu atau fokus pada napasmu.
Kalau sudah terasa mengganggu, jangan ragu untuk ngobrol dengan psikolog atau psikiater. Mereka bisa membantumu memahami apa yang sebenarnya kamu alami.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id