Riwayat Islam klasik menyebutkan bahwa Hajar Aswad dibawa turun dari surga oleh Malaikat Jibril kepada Nabi Ibrahim.
Namun, ada juga riwayat yang menyebut keberadaan Hajar Aswad sudah ada sejak zaman Nabi Adam.
Terlepas dari kapan dan bagaimana Hajar Aswad ditemukan, keberadaan batu ini memiliki nilai spiritual yang tinggi bagi umat Islam.
Hajar Aswad menjadi salah satu titik penting dalam ritual ibadah haji dan umrah.
Mencium atau menyentuhnya menjadi dambaan para jamaah yang berkunjung ke Baitullah.
Misteri yang menyelimuti Hajar Aswad justru semakin menambah kekayaan sejarah dan keunikannya.
Terlepas dari kapan dan bagaimana Hajar Aswad ditemukan, keberadaan batu ini memiliki peran penting dalam sejarah Islam dan menjadi salah satu situs suci yang paling dihormati oleh umat Islam.