Pertama di Dunia, Indonesia Cetak Al Quran dalam Bahasa Isyarat

fin.co.id - 15/11/2023, 18:30 WIB

Pertama di Dunia, Indonesia Cetak Al Quran dalam Bahasa Isyarat

Al Quran dalam bahasa isyarat

Menurut Aziz, mushaf Al Quran Isyarat diperkirakan memiliki halaman lebih tebal dari mushaf pada umumnya. Pasalnya, mushaf Al Quran isyarat memuat tidak hanya teks Al Quran semata, tetapi juga akan memuat font isyaratnya.

Mushaf Al Quran isyarat akan dicetak dalam dua jilid. Jilid pertama mencakup Juz 1-15, sementara jilid kedua mencakup Juz 16-30. Rencananya, dalam terbitan pertama akan dicetak kurang lebih 1.000 hingga 2.000 eksemplar.

BACA JUGA:

"Kurang lebih sekitar, 1.000-2.000 eksemplar. Jadi, karena ini tidak sama seperti Al Quran biasa, kita buat dua jilid karena, kalau (juz 1-30) satu jilid, ini akan tebal sekali," katanya.

Terdapat dua metode yang digunakan dalam mushaf Al Quran isyarat, yaitu metode kitabah dan metode tilawah. Pada proses penyusunannya, Kemenag bersinergi dengan para ahli, teman disabilitas tuli, dan berbagai organisasi terkait.

"Bersama-sama merumuskan kesepakatan mengenai huruf, harakat, dan tanda baca. Setelah itu, tim yang sama menyusunnya dengan melibatkan semua stakeholder yang terlibat," katanya.

Proses penyusunan mushaf Al Quran isyarat sudah dimulai sejak 2021 dengan diawali menyusun panduan membaca Al Quran bahasa isyarat.

Setelah peluncuran Juz 'Amma bahasa isyarat pada 2022, pihaknya kemudian melanjutkan penyusunan seluruh 30 juz Al Quran dalam bahasa isyarat.

 

Gatot Wahyu
Gatot Wahyu
Penulis

Penulis FIN.CO.ID