Sedangkan JAAS sebagai kameramen, AIS sebagai editor film, AT sebagai "sound enginering" dan SE sebagai sekretaris dan talent.
Polisi juga akan memeriksa sekitar 12 wanita dan pria yang berperan dalam film dewasa tersebut. Salah satu di antaranya Siskaee, artis film Keramat Tunggak yang juga selebgram.
Para pemeran dalam film esek esek lokal di rumah produksi Kelas Bintang ini dibayar dengan bayaran Rp10 juta hingga 15 juta per episode.
BACA JUGA:
- 4 Link Film Dewasa Indo yang Diungkap Polisi, Paket Langganan Rp50.000, Artis dan Selebgram jadi Pemeran
- Nonton Film Dewasa 12 Artis Cantik dan Seksi di Link Ini, Hasilkan Keuntungan yang Mengejutkan
Irwansyah Terinspirasi Film Esek-Esk Jepang
Salah satu pemilik akun twitter @javminded menyebut, Irwansyah terinspirasi dari film esek-esek jepang.
"Yang lagi heboh diciduk kemarin, pemilik sekaligus produser dan sutradara dari Kelas Bintang, yaitu Irwansyah ternyata pernah mengaku inspirasi idenya membuat film esek-esek berasal dari konsep Jepang (JAV).
Dia mengatakan bahwa Irwansyah awalnya membuat rumah Produksi Kelas Bintang sebagai rumah produksi film FTV dan iklan sejak tahun 2012.
Namun usahanya itu tak membuahkan hasil. Dia kemudian banting setir mengubah filmnya menjadi film dewasa.
"Awalnya Irwansyah membuat Kelas Bintang sebagai rumah produksi sinetron, FTV, dan iklan (bahkan mengklaim film layar lebar di tahun 2012-2013). Namun karena tak kunjung laku, akhirnya dia mengubah bisnis produksinya ke konten video dewasa mulai tahun 2011" tulis akun tersebut. (*)