Waketum DPP PKB Jazilul Fawaid mengatakan, deklarasi Anies dan Muhaimin akan dilaksanakan secara sederhana, namun syarat akan makna.
Deklarasi Anies Cak Imin ini digelar di hotel yang memiliki sejarah, yakni peristiwa perobekan warna biru pada bendera Belanda oleh pejuang Tanah Air.
Saat deklarasi, Anies Baswedan mengatakan hotel tersebut adalah gedung yang sangat bersejarah untuk bangsa Indonesia.
Menurutnya, saat ditawari jadi calon presiden (capres) oleh Ketua Umum Surya Paloh, Anies mengaku ditelepon saat berkendara di jalan tol tepatnya di Bekasi.
"Jadi begini Pak Muhaimin, jadi saya ditelepon saat berkendara. Memang begitu, sekiranya jam segini juga, setengah 4," kata Anies.
BACA JUGA
- Ternyata Jokowi Mengetahui Duet Muhaimin Iskandar Anies Baswedan setelah Bertemu Surya Paloh dari Media
- Rungkad! Drama Pengkhianat yang Dikhianati, Sutradara Surya Paloh, Produser Bohir Oligarki, Siapin Kopi Ya...
Cak Imin Ngaku Ditawari Surya Paloh
Sementara itu, Muhaimin Iskandar juga mengatakan hal sama. Ia tiba-tiba ditawari oleh Surya Paloh untuk mendampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024.
"Saya ditawari dan harus dijawab saat itu juga. Waduh ngajak berantem ini Pak Surya," kelakar Cak Imin.
Hanya berselang tiga hari, Cak Imin akhirnya menerima tawaran Surya Paloh untuk menjadi cawapres Anies Baswedan.
Sebelumnya, Partai Keadilan Sejaktera (PKS) akhirnya memutuskan untuk mendukung calon presiden (capres) Anies Baswedan di Pemilu 2024.
Di Kantor DPP PKS Jakarta, Presiden Ahmad Syaikhu mengatakan, pihaknya tetap mengusung Anies Baswedan menjadi capres.
Hal tersebut sesuai dengan keputusan Majelis Syuro PKS yang tetap mengusung Anies.
Ditanya alasan mengapa tidak hadir dalam acara deklarasi Anies Baswedan menjadi calon presiden di Jawa Timur, Kabid Polhukam DPP PKS Al Muzammil Yusuf, pihaknya sudah menyampaikan permintaan maaf karena tidak bisa hadir.