"Itulah dampak yang paling terasa pada kami. Jadi UMKM kami termasuk yang saat ini bertambah semangat lagi," tuturnya.
"Kami terimakasih kepada PUPR yang sudah merencanakan akses jalan yang tentunya akan meningkatkan kapasitas UMKM di Bantul," pungkasnya.
Pembangunan JJLS DIY Dilanjutkan
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Asisten Pelaksana Jalan Nasional (PJN) DIY Wahyu Widiantoro mengungkapkan, jalur Pantai selatan (Pansela) memang belum menjadi jalur favorit seperti jalur pantai utara (pantura).
BACA JUGA:
- Dirut Waskita Jadi Tersangka Korupsi, Kementerian PUPR Pastikan proyek Infrastruktur Tetap Jalan
- Kementerian PUPR Dukung Transformasi BUMN Karya, Dorong Penerapan GCG Terus Ditingkatkan
Hal ini menurut Wahyu disebabkan beberapa paket konstruksi yang belum tuntas 100 persen. Meski demikian, Wahyu yakin jika sudah tuntas maka perekonomian wilayah Bantul akan semakin meningkat kedepannya.
"Insyaallah, kalau sudah nyambung saya yakin pasti banyak alternatif. Karena mudik kemarin juga banyak yang lewat Pansela," ungkap Wahyu dalam kesempatan yang sama.

Asisten Pelaksana Jalan Nasional (PJN) DIY Wahyu Widiantoro (Tengah), didampingi Kepala Bagian Hubungan Media dan Antar Lembaga Birkompu, Maretha Ayu (Kiri) dan Kasubag Hubungan Media Birkompu Wibisono (Kanan), dalam kegiatan paparan, Presstour Forum Saha-Sigit Nugroho untuk FIN.CO.ID-
Saat ini, lanjut Wahyu, pembangunan JJLS masih dilakukan secara bertahap namun sudah bisa dilalui kendaraan untuk kendaraan pengangkut penumpang.
Adapun pembangunan jalur yang saat ini masih berlangsung adalah pembangunan untuk Jalan Tepus hingga Jerukwudel II yang membentang sepanjang 10,92 km. Adapun proyek ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp266 miliar.
Kemudian untuk paket II, lanjut Wahyu, pihaknya akan membangun Jalan Baru Kretek hingga Girijati masih dalam tahap persiapan dan akan membentang sepanjang 5,64 km dengan dana sebesar Rp261 miliar.
BACA JUGA:
- Menteri Basuki: Proyek MLFF Tidak Dibiayai APBN, Uji Coba Dilanjutkan!
- Basuki Blak-blakan Soal Godaan Korupsi di Kementerian PUPR Hingga ke Keluarga
Untuk pembangunan paket II saat ini sudah dilakukan lelang dan telah dimenangkan oleh BUMN Karya.