Usai peristiwa di pesawat, dia mencoba mengkonfirmasi kepada anaknya, ternyata Juhani tidak punya ayam.
BACA JUGA:
“Yang punya ayam itu anaknya. Abah tidak punya ayam. Tapi, setiap hari yang memberi makan ayam-ayamnya itu ya si abah ini,” katanya.
Tenaga Kesehatan Haji (TKH) Kloter KJT 1 dr Amalia Pratiwi mengatakan, Juhani didiagnosa mengalami demensia.
“Diagnosanya memang demensia. Pertama, karena usianya lebih dari 60 tahun sehingga mengalami penurunan hilang ingatan,” katanya.
Setibanya di Madinah, pihaknya langsung mengkonsultasikan hal itu dengan dokter spesialis yang ada di KKHI Madinah.
BACA JUGA:
“Setelah itu, diberi obat penenang agar Juhani lebih tenang. Allhamdulillah dia bisa lebih tenang sekarang dan sadar kalau dia akan menunaikan ibadah haji,” urainya.
Stimulasi Kognitif Cegah Demensia
Kementerian Kesehatan melakukan pendekatan stimulasi kognitif untuk mengatasi penyakit demensia yang rentan dialami jamaah calon haji berusia di atas 60 tahun selama beribadah di Tanah Suci.
"Stimulasi kognitif dilakukan dengan cara mengajak pasien dan bersosialisasi," kata Kepala Bidang Kesehatan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dari Kemenkes RI M. Imran yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, 6 Juni 2023.
BACA JUGA: