Regional . 29/12/2022, 11:56 WIB

Seminggu Nelayan Nganggur, Penyebabnya Cuaca Buruk Landa Hampir di Seluruh Perairan Indonesia

Penulis : Admin
Editor : Admin

 

"Kami lebih baik menganggur, karena cuaca kurang bersahabat itu dan bisa mengalami kecelakaan laut,"kata Ano.

 

BACA JUGA:Waspada Potensi Gelombang Tinggi 5 Meter di Dua Perairan Ini, Berlaku 24-25 Desember

 

Begitu juga nelayan lainnya, Sumardi mengaku bahwa saat ini nelayan di pesisir selatan Banten atau Samudera Hindia tidak melaut, selain cuaca ekstrem dengan ketinggian gelombang mencapai empat meter dan tiupan angin bergerak dari arah barat laut dan kecepatan 35 knot/jam.

 

Selain itu juga tangkapan ikan di sini tidak ada, sehingga para nelayan tidak melaut.

 

"Kami selama sepekan terakhir tidak melaut, karena cuaca buruk itu," katanya.

 

BACA JUGA:Waspada Bagi Warga dan Wisatawan, Gelombang Tinggi 6 Meter Terjang Perairan Indonesia

 

Sementara itu, Kepala Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Binuangeun Kabupaten Lebak Ahmad Hadi mengatakan nelayan di sini sekitar 3.600 jiwa tersebar di 11 tempat pelelangan ikan (TPI) tidak melaut akibat cuaca buruk.

 

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id