Tangerang . 15/11/2022, 21:03 WIB
"Untuk sementara arah sebaliknya yaitu dari (Tomang) semua lajur sudah dapat dilintasi kendaraan," katanya.
Menurut dia, ketinggian air yang merendam beberapa ruas di jalur tol tepatnya di KM 24 itu sampai dengan 20-30 centimeter.
Yang mana, dengan kondisi tersebut membuat akses pada laju kiri dan tengah jalan sempat tersendat dan mengakibatkan kemacetan.
"Ketinggian air di KM 24+000 - 24+500 tepatnya berada di sekitar 20 centimeter sejak pukul 15.30 WIB," ujarnya.
BACA JUGA:Aceh Tamiang Kerap Dilanda Banjir Tiap Tahun, Mensos Risma Cari Solusi
Kendati demikian, atas terjadinya banjir di ruas tol itu, kini pihak Metropolitan Tollroad tengah melakukan upaya penanganan dengan membangun sejumlah tanggul untuk menahan debit air.
"Sebagai langkah antisipasi jangka panjang, Jasa Marga akan membangun tanggul beton (concreate barrier)," kata dia.
Polisi juga sudah mengalihkan kendaraan dari arah Jakarta menuju Merak.
Kemudian kendaraan dari Merak menuju Jakarta juga diimbau mencari jalan lain agar tidak terjebak kemacetan di dalam tol.
Personel kepolisian dari Induk Pjr Bitung Korlantas Polri diterjunkan ke sejumlah gerbang tol untuk mengarahkan kendaraan keluar di pintu tol daerah Tangerang.
Hujan deras yang mengguyur wilayah Tangerang Raya, Minggu 13 November, menyebabkan banjir di sejumlah titik.
Dari pantauan di akun Instagram @infotangerang, banjir merendam akses jalan dengan ketinggian sekitar 60 sentimeter (cm). Akibatnya, banyak kendaraan yang terjebak macet dari arah Serang maupun sebaliknya
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id