Infrastruktur

SMF Salurkan Kredit Konstruksi Rp223 Miliar ke Pengembang, Tujuannya Untuk Ini

fin.co.id - 07/11/2022, 16:58 WIB

Pekerja konstruksi tengah membangun rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (dok Erman Subekti)

JAKARTA, FIN.CO.ID -- PT Sarana Multigruya Finansial (Persero) atau SMF, dikenal sebagai lembaga secondary mortgage, atau lembaga pembiayaan sekunder perumahan. 

Namun demikian, sesuai perannya sebagai Special Mission Vehicle (SMV) pemerintah untuk percepatan penyediaan rumah nasional, SMF juga menyalurkan kredit lain yang tujuannya juga sama, yaitu kredit konstruksi. 

BACA JUGA: Catat! Deretan Program SMF Untuk Mendorong Percepatan Program Sejuta Rumah Rakyat

BACA JUGA:Pekan Ini, Kontrak Proyek Pembangunan Istana Kepresidenan IKN Nusantara Senilai Rp1,56 Triliun Ditandatangani

Tercatat hingga September 2022, SMF telah menyalurkan kredit konstruksi senilai Rp 223 miliar untuk membantu pengembang dalam menyediakan rumah layak huni dan terjangkau. 

Penyaluran kredit konstruksi ini sebagai bagian dari optimalisasi peran dan fungsi SMF dalam mendorong bangkitnya industri perumahan baik dari sisi supply sesuai perluasan mandat yang telah diberikan oleh Pemerintah. 

Direktur Sekuritisasi dan Pembiayaan SMF Heliantopo mengatakan, dalam menyalurkan kredit konstruksi ini, pihaknya mengajak sejumlah bank, terutama Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebagai leader di daerahnya. 

"Kami akan ajak BPD supaya jadi leader di daerahnya untuk menyalurkan kredit konstruksi. KPR-nya bisa mereka ambil. Proyek percontohannya sudah ada, namun belum besar. Pada awal menyalurkan ke satu-tiga developer. Baru tahap awal, kita gradual," ungkap Heliantopo, dikutip Senin 7 November 2022.

BACA JUGA: Menko PMK Minta Kementerian PUPR Bangun Infrastruktur Kerakyatan, Menteri Basuki: Siap!

BACA JUGA:Ada Tambahan Biaya Rp15 Triliun Untuk Pembangunan IKN Nusantara, Begini Penjelasan Menteri Basuki

Selain kredit konstruksi, dalam optimalisasi peran dan fungsi sebagai perluasan mandat, SMF juga telah menyalurkan Kredit Mikro Perumahan sebesar Rp 91,87 miliar, dan Kredit Multiguna Perumahan sebesar Rp997 miliar.

Sementara terkait kinerja Perseroan hingga Kuartal III-2022, SMF tercatat menyalurkan pinjaman kepada penyalur KPR senilai Rp 6,88 triliun, yang mencakup KPR Komersial Rp 3,36 triliun, dan KPR FLPP Rp 3,52 triliun. 

Adapun kinerja penyaluran pinjaman tahun 2021 mencapai angka Rp 8,8 triliun, sedangkan tahun ini sisa periode kerja efektif kurang dari dua bulan. 

Total dana yang dialirkan dari pasar modal ke sektor pembiayaan perumahan secara kumulatif dari tahun 2006 sampai dengan 30 September 2022, menembus angka Rp 84,84 triliun. 

Rinciannya, pembiayaan sebesar Rp 71,9 triliun, sekuritisasi KPR sebesar Rp 12,79 triliun dan pembelian KPR sebesar Rp 156 miliar.

Admin
Penulis
-->