News . 05/10/2022, 21:54 WIB
BACA JUGA:Saat Tragedi Stadion Kanjuruhan, Komdis PSSI: Jumlah Penonton Tak Jelas
Tragedi terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10) malam, usai pertandingan antara tuan rumah Arema FC yang kalah melawan Persebaya Surabaya dengan skor akhir 2-3.
Tragedi diawali suporter Arema FC yang kecewa dengan kekalahan itu melampiaskan dengan turun ke lapangan mengejar pemain dan official.
Kerusuhan tersebut semakin membesar di mana sejumlah "flare" dilemparkan, termasuk benda-benda lainnya.
Petugas keamanan gabungan kepolisian dan TNI berusaha menghalau para suporter tersebut.

Oknum TNI yang melakukan tendangan kungfu ke suporter Arema FC-screenshoot/@IndriNg8 -Twitter
Petugas pengamanan kemudian melakukan upaya pencegahan dengan melakukan pengalihan agar para suporter tidak masuk ke dalam lapangan dan mengejar pemain.
Dalam proses itu, akhirnya petugas melakukan tembakan gas air mata.
Penembakan gas air mata karena para pendukung tim berjuluk "Singo" Edan yang tidak puas dan turun ke lapangan melakukan tindakan anarkis dan membahayakan keselamatan para pemain dan ofisial.
Penonton yang panik berlari ke pintu keluar sehingga terjadi penumpukan. Akibatnya fatal, banyak penonton yang terinjak-injak, terhimpit, dan sesak nafas.
Selain korban meninggal dunia sebanyak 131 orang, tercatat ada 13 unit kendaraan yang mengalami kerusakan. Sebanyak 10 diantaranya merupakan kendaraan Polri.

Oknum TNI (kiri) yang melakukan tendangan kungfu ke suporter Arema FC-screenshoot/@IndriNg8 -Twitter
BACA JUGA:Alfiansyah, Anak Yatim Piatu Akibat Tragedi Kanjuruhan Dapat Beasiswa dari Polri
BACA JUGA:Sosok Ini Ungkap Kondisi Para Pemain Arema FC Terkait Insiden Kanjuruhan: Ada yang Tak Bisa Tidur
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id