Tangerang . 08/08/2022, 17:58 WIB
"Korban tidak terima karena pintu kamar mandi didorong oleh pelaku, lalu korban dan pelaku ini berkelahi, tetapi saat itu sempat dipisahkan oleh teman-teman satu kamar korban," jelas Nurokhman.
Usai berkelahi, pelaku kemudian meninggalkan kamar korban. Namun, korban yang masih tersulut emosi masih terus mencerca pelaku dan mengungkapkan jika korban masih dendam.
(BACA JUGA:Siswa di Tangerang Dilarang Bawa Motor ke Sekolah, Bupati Zaki: Kalau Punya Uang Lebih Baik Beli Sepeda)
Akhirnya, tak berselang lama pelaku pun kembali ke kamar korban. Korban yang saat itu sedang mengenakan pakaian, langsung dipukuli oleh pelaku dengan menendangnya di bagian rahang dan menginjak bagian belakang leher korban.
"Setelah itu pelaku kemudian meninggalkan kamar korban. Sementara, korban tiduran di kamarnya karena merasa ada yang sakit tapi tak berapa lama sempat ada suara teriakan dari korban, lalu korban tak sadarkan diri," terang Nurokhman.
Melihat korban tak sadarkan diri, teman korban kemudian melapor ke pengurus ponpes. Korban pun dibawa ke klinik yang ada di lingkungan ponpes.
Namun, dokter di klinik ponpes menyatakan korban telah meninggal dunia.
(BACA JUGA:CSS Expo dan PNLG 2022 Digelar, Bupati Tangerang Minta Dukungan Pemprov dan DPRD Banten)
"Jadi sudah dinyatakan meninggal dunia pada saat dibawa ke klinik yang ada di ponpes, setelah itu baru korban dibawa ke RSUD Balaraja," tuturnya.
Dilanjutkan Nurokhman, pihaknya kemudian menerima laporan dari rumah sakit adanya santri yang dibawa ke RSUD Balaraja dalam keadaan meninggal dunia sekira pukul 13.30 WIB.
Polisi pun kemudian mendatangi RSUD Balaraja untuk mengecek keadaan korban. Dari keterangan para pengasuh ponpes, korban diduga meninggal dunia setelah berkelahi dengan temannya.
"Untuk pelaku sendiri saat ini sudah diamankan, dan kasusnya sendiri ditangani langsung oleh Polresta Tangerang, sementara itu dulu yang bisa kami sampaikan," tandasnya. (Rikhi Ferdian)
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id