TARAKAN, FIN.CO.ID -- Speedboat Masagenae yang parkir di kawasan pos Satuan Patroli Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) XIII terbakar di Tarakan, Kalimantan Utara, Sabtu, 16 April 2022.
Kepala Satuan Polisi Air Polres Tarakan Iptu Jamzani mengungkapkan, kebakaran diduga akibat korsleting mesin.
(BACA JUGA:Dengan Posisi Telentang, Dokter Cantik Ditemukan Tewas di Pinggir Pantai)
Sehingga, memicu percikan api yang menyambar jeriken berisi bahan bakar di bagian belakang speedboat.
"Kronologis terbakarnya kapal tersebut diduga karena percikan api yang muncul saat perbaikan pompa air di belakang kapal," kata Jamzani di Tarakan.
(BACA JUGA:Tidak Terima Diminta Luruskan Saf Salat, Tiga Pria Kakak Beradik di Banten Keroyok Imam Masjid )
Speedboat yang berkapasitas mesin 200 PK sebanyak dua unit terbakar sekitar pukul 12.30 Wita.
"Jadi, ada dua orang yang sedang memperbaiki mesin pompa air di bagian belakang kapal dan tiba-tiba ada saksi mata yaitu Ismail yang melihat percikan api dari bagian belakang yang menyambar langsung jeriken berisi bensin cadangan," kata Jamzani.
Saat ini, kedua orang tersebut yakni Khaerul merupakan motoris speedboat dan Hendra merupakan anak buah kapal (ABK) menjadi korban dari speedboat terbakar.
(BACA JUGA:Hendak Beli Baju Lebaran, Bapak Anak Tewas Ditabrak Fuso)
Keduanya melompat ke laut untuk menyelamatkan diri. Namun, keduanya mengalami luka bakar.
Saat ini Khaerul dan Hendra telah diberikan penanganan pertama dengan kondisi luka bakar 13,5 persen.
Khaerul mengalami luka pada bakar pada bagian muka, leher, dan tangan, sedangkan Hendra juga mengalami luka yang sama.
(BACA JUGA:Makan Tiba-tiba Ambrol Sedalam 5 Meter, Warga Temukan Jasad Utuh Setelah Dikubur 20 Tahun)
"Keduanya masih dalam kondisi sadar sekarang," kata Jamzani.