Lebih lanjut, ia mengatakan karena Gus Dur tidak terima maka ia sempat menuntut hal tersebut hingga masuk ke media cetak.
(BACA JUGA:Airlangga Hartarto Hadiri Acara Serap Aspirasi, Petani: Kami Minta Bapak Maju Jadi Calon Presiden 2024)
(BACA JUGA:Perjalanan Kasus Angelina Sondakh: Dibongkar Nazaruddin, Vonisnya Naik Turun)
“Dan waktu itu Gus Dur mau nuntut, di koran-koran itu tahun 89-90 itu,” ucap Muhammad Ishaq Lasem.
“Jadi Said Aqil ini kadernya gus Dur!, jadi rusaknya NU itu dari gus Dur!,” ucapnya menambahkan.