Hyundai Serius Garap Mobil Listrik, Kucurkan Investasi Rp81 Triliun untuk Bangun Pabrik EV di Georgia

Hyundai Serius Garap Mobil Listrik, Kucurkan Investasi Rp81 Triliun untuk Bangun Pabrik EV di Georgia

Hyundai Kona Electric SUV full pertama di Indonesia-hyundaimobil.co.id-hyundaimobil.co.id

JAKARTA, FIN.CO.ID - Produsen kendaraan asal Korea Selatan, Hyundai, menunjukkan keseriusannya dalam pengembangan ekosistem mobil listrik dunia. 

Keseriusan Hyundai tersebut ditunjukkan melalui  investasi yang dikucurkan untuk membangun fasilitas manufaktur kendaraan listrik (EV) dan baterai di Savannah, Georgia.

(BACA JUGA:Hyundai dan KIA 'Ngamuk', Penjualan di Eropa Sepanjang April 2022 Melonjak 13 Persen)

(BACA JUGA:Hyundai Palisade Facelift Mulai Dipasarkan di Korsel, Masuk Indonesia Kapan?)

Hyundai dilaporkan bakal mengucurkan investasi hingga USD5,5 miliar atau sekira Rp81 triliun untuk fasilitas baru tersebut. 

Bukan cuma itu, Hyundai juga akan menerima tambahan investasi USD1 miliar dari pemasoknya.

Dikutip dari Kantor Berita Yonhap, tujuan investasi ini untuk lebih memperkuat dorongan elektrifikasi di pasar mobil paling penting di dunia tersebut.

Pengumuman investasi ini muncul setelah kunjungan Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden ke Korea Selatan beberapa waktu lalu.

(BACA JUGA:Daftar 20 Mobil Terlaris Bulan April 2022, Mobil Anda Salah Satunya?)

(BACA JUGA:Geser Pajero Sport, Toyota Fortuner Jadi SUV Ladder Frame Paling Laris Bulan April 2022)

Rencananya, pembangunan pabrik di atas lahan seluas  2.923 hektar itu akan dimulai awal 2023. Sedangkan produksinya diharapkan dimulai pada paruh pertama 2025.

Hyundai berencana membuat 300.000 kendaraan per tahun dan akan menambah sekitar 8.100 pekerjaan baru.

Alasan pemilihan Georgia karena kecepatan pasar, tenaga kerja, dan kemampuan negara untuk memenuhi standar netralitas karbon perusahaan. Georgia adalah rumah bagi jaringan anak perusahaan dan pemasok Hyundai yang ada.

"AS selalu menempati tempat penting dalam strategi global Grup, dan kami senang bermitra dengan Negara Bagian Georgia untuk mencapai tujuan bersama kami tentang mobilitas dan keberlanjutan listrik di AS," kata Ketua Grup Hyundai Motor Euisun Chung dalam sebuah penyataan.

Sumber: