Torino-Juventus Beda Nasib

Torino-Juventus Beda Nasib

TURIN - Ketimbang rivalnya, Juventus, prestasi Torino memang menukik tajam sejak Serie A berlangsung. Il Toro, julukan Torino, masih tersangkut di posisi 15 hingga penundaan Serie A, sementara pemuncak klasemen masih dipegang Juventus. Namun dalam urusan klub Serie A yang lolos dari pandemi virus korona, Torino bisa dibilang juaranya. Ya, Torino dinyatakan negatif terinfeksi virus Corona Covid-19 yang juga meluluh lantakkan Liga Italia. Kabar gembira itu disampaikan oleh bek tengah Torino, Koffi Djidji. "Serangkaian tes sudah kami lakukan. Dan hasilnya kami semua lolos (negatif ) dari Covid-19. Namun begitu, kami melanjutkan latihan seperti biasa,” ujar pemain asal Pantai Gading itu, dikutip dari Football Italia, Rabu (18/3). Ya, Turin menjadi satu dari sekian zona merah di sejumlah regional Italia. Kota Turin yang masuk dalam region Piedmonte menjadi salah satu wilayah terparah kasus virus Corona Covid-19 di Italia. Hingga berita ini diturunkan, terdapat 2.063 kasus positif virus Corona Covid-19 di Piedmonte dengan 144 orang di antaranya meninggal dunia. "Kami sedang melewati masa-masa sulit. Ini bukan waktu yang mudah. Bagaimana pun juga, kami tidak sabar hingga kembali berlatih, dan segalanya berlangsung normal,” imbuh pesepakbola berusia 27 tahun tersebut. Di saat Torino menyambut pandemi dengan tenang, giliran Juventus yang mendapat kabar buruk. Gelandang Juventus, Blaise Matuidi, positif terinfeksi virus corona sesuai hasil tes yang dilakukan pemain asal Prancis tersebut. Matuidi jadi pemain kedua Juventus yang terkena virus corona setelah Daniele Rugani. Atau pemain Serie A yang ke-13 terjangkit virus tersebut. Rugani sebelumnya menjadi pemain pertama kali diketahui terserang virus corona pada pertengahan pekan lalu. Usai dilaporkan positif, Matuidi menjalani isolasi dengan didampingi tim medis. Dalam laman ofisialnya, Juventus tengah memantau perkembangan Matuidi dan menyatakan pemain asal Perancis itu dalam keadaan stabil. "Sang pemain telah menjalani isolasi mandiri di rumah sejak Rabu (11/3) lalu. Kondisinya masih stabil dan tak menunjukkan gejala apapun," tulis Juventus. Hanya sehari sebelum ia dinyatakan positif Matuidi merekam video dirinya yang berisi ia tak terlalu mengetahui seberapa buruk penyakit tersebut. “Pada awalnya, saya tak terlalu mengetahui seberapa buruk penyakit ini, betapa berbahayanya, seberapa cepat penularan menyebar di sini di Italia," ujarnya di Instagram. “Ribuan telah dinyatakan positif hanya dalam beberapa hari, hampir tanpa kita sadari. Kita harus memahami bahwa penyakit ini dapat menyentuh kita semua, keluarga kita, dan mereka yang dekat dengan kita," tambahnya. Terhitung sejak Rabu (17/3) sebanyak 2.503 warga Italia dinyatakanhmeninggal di Italia setelah tertular virus korona. (fin/tgr)

Sumber: