MUI: Lubuklinggau Belum Bahaya, Kita Tetap Salat Jumat

MUI: Lubuklinggau Belum Bahaya, Kita Tetap Salat Jumat

LUBUKLINGGAU - Lalu bagaimana dengan Salat Jumat ? Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Lubuklinggau, KH Syaiful Hadi menegaskan kalau Salat Jumat hukumnya wajib. Bahkan yang meninggalkanya satu kali, wajib bayar satu dirham.

BACA JUGA: Mirip Kasus di Malaysia, Ijtima se-Asia Batal

"Kecuali ada hal yang membahayakan, seperti hujan besar, ada binatang buas, rampok. Lalu wabah virus corona apakah membahayakan, untuk di Lubuklinggau belum. Kalau belum membahayakan, ya tetap Salat Jumat. Rugi kalau tidak salat," ungkap Syaiful Hadi.

BACA JUGA: BI Turunkan Lagi Suku Bunga Acuan 25 Persen

Tinggal lagi lanjut Syaiful Hadi, serahkan ke individunya masing-masing. "Ya kalau diminta pakai masker, dipakai. Diminta cuci tangan atau jaga kesehatan, diikuti. Bahkan petugas masjid juga diminta semprotkan masjid ya dilakukan," tegasnya. Karena lanjut Syaiful Hadi, yang namanya virus tidak hanya virus corona saja. Untuk itu menjaga kesehatan, ya tetap harus dilakukan. (rfm)

Sumber: