Dipanggil Polisi, Laudya Cynthia Bella Jadi Saksi

Dipanggil Polisi, Laudya Cynthia Bella Jadi Saksi

JAKARTA - Aktris cantik Laudya Cynthia Bella akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan penggelapan uang atas terlapor Irwansyah. "Laudya Cynthia Bella kami akan juga periksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas kami," kata Kasatreskrim Polratabes Bandung, AKPB Galih Indragiri, kemarin (23/3). Dalam kasus kue kekinian Irwansyah vs Medina Zein ini polisi akan memeriksa sebanyak 12 orang. Salah satunya, Laudya Cynthia Bella. Pada pemanggilan pertama, kata Galih, istri Engku Amran itu mangkir. Namun dia berjanji akan datang pada pemanggilan selanjutnya. "Sudah kita panggil, yang bersangkutan tidak bisa hadir. Ada penyampaian juga dari kuasa hukum atau dari yang bersangkutan untuk memohon waktu untuk hadir," ucapnya. Mengenai pemanggilan dirinya sebagai saksi, Bella, begitu disapa, sampai saat ini belum memberikan keterangan kepada awak media. Bella sebelumnya sempat berkomentar singkat, dia hanya meminta didoakan saja. "Permisi, saya hanya bisa doain aja ya," ujar Bella. Kasus ini bermula dari laporan Medina Zein dan suaminya, Lukman Azhari terhadap Irwansyah terkait dugan penggelapan dana yang mencapai Rp1,9 miliar di Polratabes Bandung, Jawa Barat. Medina Zein dan Irwansyah adalah rekan bisnis yang menjalankan bisnis kue kekinian yang dinaungi PT Bandung Berkah Bersama. Medina Zein sebagai Dewan Komisaris PT Bandung Berkah dan Irwansyah sebagai Komisaris PT Bandung Berkah Bersama. Medina Zein dan sang suami merasa dirugikan karena banyak aliran dana dilakukan oleh suami Zaskia Sungkar itu tanpa sepengatahuan mereka sebagai investor perusahaan kuliner Bandung Makuta. Dalam hitungan mereka, uang sebesar Rp1,9 miliar tak jelas digunakan untuk apa oleh Irwansyah. Terkait tudingan itu, Irwansyah membantah tuduhan adanya uang sebesar Rp1,9 miliar yang masuk ke kantongnya. Irwansyah menyebut uang tersebut untuk menggaji karuawan kue Bandung Makuta di Jakarta. "Uang yang ditransfer ke Jannah Corps semata-mata untuk menggaji mereka (karyawan). Bukan ke kita loh, untuk operasional. Gaji mereka saja," ujar Irwansyah.(din/fin)

Sumber: