Penutupan Obyek Wisata Mulai Efektif

Penutupan Obyek Wisata Mulai Efektif

WONOSOBO – Adanya surat edaran yang dilayangkan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah dengan nomor 556/906 sejak tanggal 16 Maret 2020 lalu, maka Sejumlah Objek daya tarik wisata, tempat hiburan maupun tempat rekreasi yang ada di Kabupaten Wonosobo telah dihimbau untuk ditutup sementara. Hal itu juga ditegaskan oleh Plt Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Haryono saat dihubungi pekan lalu (20/3) bahwa adanya imbauan penutupan obyek wisata maupun tempat hiburan untuk pencegahan kasus Covid-19. “Untuk mengantisipasi kerumunan orang dalam upaya mencegah merebaknya virus corona atau covid-19, Sejumlah Objek daya tarik wisata, tempat hiburan maupun tempat rekreasi yang ada di Kabupaten Wonosobo telah dihimbau untuk ditutup sementara mulai tanggal 16 maret 2020 hingga batas waktu yang belum ditentukan,” tuturnya.

BACA JUGA: Guru Besar UGM Meninggal Dunia akibat COVID-19

Selain itu ada juga surat edaran yang diterbitkan oleh Pemkab Wonosobo yang mendukung surat imbauan tersebut. Pihak Disparbud, telah meminta kepada pengelola objek wisata agar selama masa penutupan untuk melakukan kegiatan pembersihan dengan berkoordinasi dengan dinas kesehatan maupun pusat kesehatan yang direkomendasikan. “Bagi tempat usaha seperti hotel, homestay, maupun rumah makan juga telah kami himbau agar menyediakan pencuci tangan sebagai upaya untuk menjaga kebersihan supaya terhindar dari wabah virus corona. Langkah pencegahan ini harapannya bisa ditaati bersama ,” ungkapnya. Selain obyek wisata, beberapa pasar tematik seperti pasar Lawas Kumandang yang buka tiap minggu juga telah ditutup sementara terhitung sejak Minggu (22/3). Langkah itu dinilai cukup tepat mengingat pasar Kumandang bisa dibanjiri hingga lebih dari 3000 pengunjung tiap gelaran mingguan. Meskipun hal itu cukup berdampak bagi puluhan pedagang yang merupakan warga desa Bojasari, dinilai sebagai langkah tepat untuk mengurangi resiko. “Dengan merebaknya Virus Corona Covid -19 untuk meningkatkan kewaspadaan dan Mengantisipasi Penyebaran Virus Corona maka dengan ini kami sudah informasikan untuk Gelaran Minggu mulai tutup sampai batas waktu yang belum ditentukan. Banyak pengunjung yang biasanya datang dari luar kota, sehingga kami khawatir resiko untuk penyebaran virus itu bisa semakin tinggi kalau kita tetap buka,” ungkap Rohman salah satu pengelola. (win)

Sumber: