Dorong Laju Perekonomian, Bea Cuka Siapkan Berbaga Fasilitas Kepabeanan

Dorong Laju Perekonomian, Bea Cuka Siapkan Berbaga Fasilitas Kepabeanan

JAKARTA – Bea Cukai telah siapkan berbagai skema fasilitas kepabeanan serta asistensi terhadap industri untuk memacu perekonomian di berbagai wilayah di Indonesia. Hal tersebut sejalan dengan fungsi Bea Cukai selaku industrial assistance terutama di tengah pandemi Covid-19 yang mengakibatkan kegiatan di berbagai sektor industri sempat terhenti. Upaya tersebut dilakukan Bea Cukai Semarang yang mendampingi Direktorat Fasilitas Kepabeanan bersama Lembaga National Single Window (LNSW), Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai, dan Direktorat Keberatan Banding dan Peraturan lakukan kegiatan tinjauan lapangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal pada Jumat (27/11). “Kunjungan ini dilakukan dalam rangka pengecekan persiapan implementasi RPMK tentang Perlakuan Perpajakan, Kepabeanan, dan Cukai pada Kawasan Ekonomi Khusus. Dengan turun langsung ke lapangan diharapkan dapat diketahui sejauh mana kesiapan sarana prasarana dari KEK, proses bisnis badan usaha dan pelaku usaha yang ada di KEK. Kami juga melakukan pengumpulan data dan koordinasi terkait penyusunan sistem aplikasi pemasukan dan pengeluaran barang ke dan dari KEK,” ungkap Sucipto, Kepala Kantor Bea Cukai Semarang. Sejalan dengan semangat mendorong geliat ekonomi, Bea Cukai Wilayah Kaliamantan Bagian Timur menerbitkan fasilitas Pusat Logistik Beriakt kepada PT Kariangau Gapura Terminal Energi dan fasilitas Pengusaha dalam Pusat Logistik Berikat (PDPLB) PT ExxonMobil Lubricants yang merupakan merupakan PLB Tangki pertama di Indonesia. “Lewat fasilitas ini kami harapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat Kalimantan Timur, menciptakan lapangan kerja, pemberdayaan UKM dan meningkatkan pernerimaan pajak,” ungkap Rusman Hadi, Kepala Kanwil Bea Cukai Kalimantan Bagian Timur. Sementara itu, Bea Cukai Lampung memberikan asistensi kepada tiga perusahaan penerima fasilitas Kawasan Berikat yaitu PT Great Giant Pineapple I, PT Great Giant Pineapple II dan PT Nedcoffee Indonesia Makmur Jaya. “Pada kesempatan kali ini kami melakukan asistensi terkait sertifikasi Authorized Economic Operator dan beberapa fasilitas kepabeanan lain yang dapat dimanfaatkan oleh perusahaan,” ungkap Pongki Hasto Broto, Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai III Bea Cukai Lampung.(rls/fin)

Sumber: