Kenali Penyebab dan Cara Penanganan Diare

Kenali Penyebab dan Cara Penanganan Diare

Diare, Image oleh nastya_gepp--

JAKARTA, FIN.CO.ID - Penyakit diare bisa dialami siapapun dan butuh pencegahan serta penanganan yang tepat agar tidak membahayakan tubuh.

Siapapun bisa mengalami diare, mulai dari anak-anak hingga orang lanjut usia (lansia).

BACA JUGA:Cegah AIDS, Perhatikan Tanda-Tanda dan Cara Antisipasinya

BACA JUGA:Kabar Baik Bagi Perokok, Peneliti Unpad Kaji Tembakau Alternatif Lebih Rendah Risiko

Diare adalah kondisi perubahan frekuensi buang air besar (BAB) yang disertai perubahan konsistensinya, yakni BAB menjadi lebih lembek atau cair dan frekuensinya meningkat.

"Bisa dikatakan hampir semua orang pernah mengalami diare, karena memang dari penyebabnya pun bisa karena infeksi atau tidak cocok dengan makanan. Jadi memang akan mudah dialami oleh semua orang," ujar Medical Officer PT Kalbe Farma Tbk, dr. Kristia Avi Ardiani dikutip dari Antara, Rabu, 7 Desember 2022.

Lebih lanjut dr. Avi mengatakan, ada dua tipe diare yakni diare akut dan diare kronis.

Yang pertama terjadi kurang dari dua minggu, biasanya disebabkan oleh makanan yang terkontaminasi atau infeksi virus, bakteri, atau parasit.

BACA JUGA:Stunting Adalah Kegagalan Pertumbuhan Anak, Orangtua Harus Kenali Faktor Penyebabnya

Penyebab lainnya adalah perubahan pola asupan karena sistem pencernaan belum terbiasa dengan asupan yang baru dikonsumsi, misalnya diare karena pertama kali minum susu.

Pada kondisi ini, diare bisa sembuh dengan sendirinya namun jika disebabkan infeksi, butuh penanganan.

Diare kronis, terjadi selama lebih dari dua minggu. Penyebabnya, malabsorbsi atau gangguan penyerapan, misalnya orang-orang yang memiliki intoleransi gluten, laktosa, fruktosa.

Bisa juga karena penyakit yang terdapat peradangan di saluran cerna, seperti IBD (Inflammatory Bowel Disease) atau IBS (Irritable Bowel Syndrome).

BACA JUGA:Ini Gejala Umum Polio yang Sering Tidak Disadari oleh Orang Tua

Sumber: