Kabar Baik Bagi Perokok, Peneliti Unpad Kaji Tembakau Alternatif Lebih Rendah Risiko

Kabar Baik Bagi Perokok, Peneliti Unpad Kaji Tembakau Alternatif Lebih Rendah Risiko

Ilustrasi Rokok, Image oleh Gerd Altmann dari Pixabay--

JAKARTA, FIN.CO.ID - Kabar baik bagi Anda para perokok yang ingin berhenti merokok atau beralih ke produk yang lebih rendah risiko.

Produk tembakau alternatif, seperti rokok elektrik, produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin, dinilai berpotensi membantu perokok dewasa untuk berhenti atau beralih.

BACA JUGA:Apa Penyebab Tangan Bergerak Sendiri?

Kepala Pusat Unggulan Iptek Inovasi Pelayanan Kefarmasian Universitas Padjadjaran, Neily Zakiyah, menjelaskan telah disimpulkan bahwa tembakau alternatif dapat membantu perokok dewasa untuk beralih dari kebiasaanya.

Hal tersebut berdasarkan systematic review tentang "Effectiveness and Safey of Alternatif Tobacco and Nicotine Product for Smoking Reduction and Cessation" yang dilakukannya.

Namun, untuk mendukung terciptanya peralihan tersebut diperlukan sosialisasi menggunakan informasi akurat yang bersumber dari kajian ilmiah.

"Yang perlu dipahami adalah produk tembakau alternatif menerapkan pendekatan pengurangan bahaya tembakau,” kata Nelly dikutip Minggu 27 November 2022.

BACA JUGA:Minum Jus Wortel Hilangkan Mata Minus? Begini Penjelasan Dokter

Dalam systematic review tersebut, dari 44 penelitian, yang terdiri atas 31 uji coba terkontrol secara acak dan 13 penelitian kohort, telah memenuhi kriteria inklusi untuk dimasukkan dalam tinjauan.

Sebanyak 29 penelitian mengevaluasi rokok elektrik, satu penelitian mengulas produk tembakau yang dipanaskan, dan lima studi difokuskan pada kantong nikotin. 

Lalu, sembilan studi mengevaluasi Nicotine Replacement Therapy dalam bentuk nikotin, permen karet, dan sebagainya.

Produk tembakau alternatif, seperti rokok elektrik, produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin (snus), dinilai efektif mendukung para perokok dewasa yang ingin beralih dari kebiasaannya karena memiliki tingkat risiko yang lebih rendah dibandingkan rokok.

BACA JUGA:Ciri Penyakit Jantung di Usia Muda, Jangan Diabaikan agar Tidak Menyesal

“Dari segi keamanan jangka pendek (dengan variasi waktu observasi beberapa minggu sampai satu tahun), produk-produk ini umumnya dapat ditoleransi dengan baik. Produk ini memiliki efek samping yang lebih ringan dibandingkan rokok,” jelasnya.

Sumber: