Dua Tokoh Bersaing Ketat di Pemilu Malaysia, Mahathir Putuskan Mundur dari Kancah Politik

Dua Tokoh Bersaing Ketat di Pemilu Malaysia, Mahathir Putuskan Mundur dari Kancah Politik

Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad-Istimewa-

MALAYSIA, FIN.CO.ID - Mantan Perdana Menteri Malaysia memutuskan untuk mundur dari kancah politik setelah kalah bersaing dengan Anwar Ibrahim yang menjadi rivalnya di daerah pemilihannya di Langkawi.

Hal merupakan kekalahan Mahathir untuk pertama kalinya dalam pemilihan parlemen sejak 1969. 

Tepatnya 53 tahun silam.

BACA JUGA:Gempa 5.5 M Guncang Kota Kupang, Warga Panik Berhamburan

Bahkan, Mahathir dalam wawancara di Reuters, mengatakan, akan pensiun dari kancah politik jika kalah pemilu, namun ia terbuka untuk berbagi pengalaman dengan anak muda.

Sementara 2 calon Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim dan Muhyiddin Yassin, keduanya mengklaim kemenangan.

Sehingga pembentukan pemerintahan usai Pemilu ke-15 Malaysia berlangsung ketat.

Pemimpin Oposisi Anwar Inrahim menang 28 kursi dari koalisi Pakatan Harapan.

BACA JUGA:Duh, Pelatih Bulu Tangkis Jadi Sindikat Peredaran Uang Palsu, Totalnya Rp2.3 Miliar

Demikian dilansir Channel News Asia, Minggu, 20 November 2022. 

Sedangkan mantan perdana menteri Muhyiddin Yassin menyusul ketat dengan 73 kursi melalui kubu Perikatan Nasional.

Sementara, Koalisi Barisan Nasional yang mengusung Perdana Menteri (PM) Ismail Sabri memperoleh 30 kursi. 

Kemudian Gabungan Parti Sarawak (GPS) memiliki 22 kursi, Gabungan Rakyat Sabah (GRS) enam kursi, Partai Warisan Sabah tiga kursi, Partai Bangsa Malaysia satu kursi and dua kursi dimenangkan kandidat independen.

BACA JUGA:Belgia Tampil Tanpa Romelu Lukaku, Ini Penyebabnya

Sumber: