Kok Bisa Rekaman CCTV Tragedi Kanjuruhan Terhapus Karena Gangguan Internet, Ini Kata TGIPF

Kok Bisa Rekaman CCTV Tragedi Kanjuruhan Terhapus Karena Gangguan Internet, Ini Kata TGIPF

Foto Pintu gate 13 di Stadion Kanjuruhan -ZSR4BDwJn-Tiktok

JAKARTA, FIN.CO.ID - Tim gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) telah melakukan penyelidikan terhadap peristiwa kerusuhan stadion kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. 

TGIPF menemukan jika ada rekaman CCTV di Stadion Kanjuruhan yang terhapus selama 3 jam.

Berdasarkan keterangan yang diterima TGIPF dari penydik sekaligus tim labfor. Bahwa penyebab rekaman CCTV yang diduga terhapus tersebut disebabkan karena adanya gangguan internet.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Anggota TGIPF Tragedi Kanjuruhan dan Kemenko Polhukam, Irjen Aremd Wijaya.

BACA JUGA:Komnas HAM Sebut Ada Penggantian CCTV di Stadion Kanjuruhan, Pengakuan Langsung dari Teknisi

BACA JUGA:Terungkap Rekaman CCTV di Stadion Kanjuruhan Diduga Dihapus, Kemenko Polhukam Bereaksi Keras!

"Jadi sementara ini tentang penghapusan itu menuru keterangan sementara dan penyidik dan tim labfor bahwa itu karena internet, gangguan internet seperti itu, ujar Wijaya pada Kamis, 20 Oktober 2022.

Lanjutnya, TGIPF pun akan minta Polri berikan jawaban tertulis mengenai penyebab terhapusnya rekaman CCTV itu.

"Kami akan minta jawaban tertulis oleh pihak kepolisian, Kalu betul dari internet (gangguan) harus dijawab secara tertulis dan ini tindak lanjutinya dari TGIPF seperti apa? ya nanti harus secara resmi," tegasnya.

Arman meneruskan, jika TGIPF memiliki rekaman CCTV Stadion Kanjuruhan yang sama di pegang polisi.

BACA JUGA:Rekaman CCTV Tragedi Kanjuruhan Diduga Dihapus, Polri Bilang Begini

BACA JUGA:Kata JPU: AKP Irfan Widyanto Ganti DVR CCTV Duren Tiga Tanpa Seizin Ketua RT Drs. Seno Soekarto

Disisi lain, Komisioner Komnas HAM Choirul Anam menyampaikan jika, pihaknya minta penjelasan kepada teknisi yang ada terkait rekaman CCTV tersebut.

"Kami minta penjelasan kepada teknisi yang ada di sini (soal rekaman CCTV) secara rinci," kata Choirul, Kamis 20 Oktober 2022.

Sumber: