Lima Risiko Hamil di Atas Usia 35 Tahun

Lima Risiko Hamil di Atas Usia 35 Tahun

Ilustrasi Hamil di Usia Tua, Image oleh Marcus Rocha dari Pixabay--

JAKARTA, FIN.CO.ID - Tidak semua wanita diberkati dengan kehamilan yang mudah. Ada yang baru bisa mendapatkan keturunan begitu usia mereka sudah tidak lagi muda.

Ada juga mereka yang sibuk dengan karirnya di masa muda, dan baru berencana untuk hamil belakangan.

Pertanyannya, apakah risiko yang ditanggung kaum wanita ketika mereka hamil di usia tua.

(BACA JUGA:Minuman Bersoda Bisa Cegah Kehamilan, Fakta atau Mitos? )

Menurut ahli, via Alodokter, mereka yang hamil di usia tua adalah mereka yang mengandung pada usia di atas 35 tahun.

Pada usia tua, hamil akan menjadi proses yang penuh risiko. Berikut ini beberapa risiko hamil di susia tua yang perlu diketahui:

1.    Kelainan genetika pada bayi

2.    Risiko keguguran

3.    Risiko melahirkan bayi secara prematur

4.    Komplikasi kehamilan

5.    Proses melahirkan dengan cara caesar

Meski begitu, para ahli mengatakan, jika dijalani dengan persiapan, pengawasan dan perawatan kehamilan yang benar, mereka yang hamil di usia tua tetap bisa menjalani proses kehamilan dengan sehat.

Makanan yang Dianjurkan untuk Ibu Hamil

Salah satu pertanyaan yang paling sering ditanya orang terkait ibu hamil, adalah jenis makanan apa yang boleh di makan dan tidak.

Menurut dr. Fadhilah Az Zahro, CIMI, via Alodokter, penting bagi ibu hamil untuk memilih jenis makanan dan minuman yang mereka konsumsi selama kehamilan.

Dan ketika bicara jenis makanan yang paling dianjurkan untuk ibu hamil, kata dr. Fadilah adalah tentunya sayur dan buah-buahan.

Kacangan-kacangan, gandum utuh daging tanpa lemak, ikan dan telur (harus matang) juga dianjurkan untuk ibu hamil.

Sementara untuk produk susu dan olahannya, pastikan bahwa sudah terlabih dahulu melewati proses pasteurisasi.

Itu jika bicara makanan dan minuman yang dianjurkan untuk ibu hamil.

Selain itu, ibu hamil juga wajib menghindari beberapa jenis makanan dan minuman tertentu.

Telur, daging atau ikan mentah, susu dan produk olahan yang belum terpasteurisasi, buah dan sayuran yang tidak dicuci bersih, adalah yang beberapa di antaranya.

Sementara itu untuk ikan tuna, tongkol, tenggiri dan kembung, boleh dikonsumsi hanya saja dalam jumlah terbatas.

Alasannya adalah bahwa beberapa jenis ikan ini, mengandung kadar merkuri tinggi. Konsumsi hati hewan juga salah satu yang perlu dibatasi.

Untuk jenis minuman yang harus dibatasi ibu hamil, adalah seperti minuman berkafein. Kopi, teh, coklat adalah beberapa jenis minuman dengan kafein di dalamnya.

Sumber: