Bulog Jamin Stok Beras Aman, Cukup Hingga Enam Bulan

Bulog Jamin Stok Beras Aman, Cukup Hingga Enam Bulan

Ilustrasi - Stok Beras di Gudang Bulog--

LEBAK, FIN.CO.ID -- Hingga jangka waktu enam bulan ke depan, Perum Bulog Kabupaten Lebak-Pandeglang, Provinsi Banten, menjamin stok beras relatif aman.

Ketersediaan beras melimpah dan mencukupi hingga awal 2023, sehingga aman untuk kebutuhan konsumsi masyarakat di daerah tersebut.

(BACA JUGA:Beras yang Sudah Berubah Warna dan Apek Baunya, Bolehkah Anda Menanaknya? Ini Kata Dokter)

Kepala Cabang Perum Bulog Lebak-Pandeglang Umar Said mengatakan, persediaan beras memiliki stok sebanyak 3.000 ton.

"Kita memiliki stok beras sebanyak 3.000 ton," kata Umar, Selasa, 5 Juli 2022.

Persediaan beras yang ada di gudang sebanyak 3.000 ton itu hasil penyerapan dari petani Lebak-Pandeglang tahun 2021 lalu.

Ia mengatakan, Bulog tahun ini kembali menyerap gabah petani hasil panen untuk mendukung cadangan beras pemerintah (CBP), sehingga meningkatkan pendapatan ekonomi mereka.

(BACA JUGA:Indonesia Akan Ekspor Beras, Achsanul Qosasi Tulis Kalimat Tahmid )

Penyerapan gabah petani, masih menurut dia, secepatnya bisa direalisasikan dan saat ini, Bulog tengah melakukan pelelangan untuk pengadaan gabah dan beras dengan pihak rekanan.

Disebutkan, Pengadaan gabah dan beras dilakukan berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 5 Tahun 2015 harga pembelian pemerintah untuk gabah kering panen (GKP) di tingkat petani sebesar Rp 3.700/ kg, GKP di tingkat penggilingan Rp 3.750/kg, dan gabah kering giling (GKG) tingkat penggilingan Rp 4.600/ kg, GKG di gudang Bulog Rp 4.650/kg dan HPP beras di gudang Bulog Rp 7.300/kg.

Perum Bulog juga mensosialisasikan penyerapan gabah dan beras kepada Pemerintah Kabupaten Lebak dan Pandeglang. Penyerapan tersebut nantinya dijadikan cadangan beras pemerintah (CBP) juga untuk kestabilan beras medium dan ketersediaan operasi pasar (OP).

Selama ini, kata dia, Bulog memiliki tanggung jawab untuk mewujudkan swasembada pangan dan peningkatan ekonomi petani. "Kami tahun ini kuota penyerapan gabah dan beras disesuaikan dengan kebutuhan," katanya.

(BACA JUGA:Mantapnya, 9.000 'Beras Mbak Puan' Dibagikan ke Setiap Pengurus PDIP di Kota Solo)

Sementara itu, sejumlah petani Kabupaten Lebak menyambut positif Bulog kembali menyerap gabah dan beras, sehingga usaha pertanian padi sawah memastikan bisa meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat.

DAPATKAN UPDATE BERITA FIN LAINNYA DI Google News


Sahroni

Tentang Penulis

Sumber: